selamat Idul Fitri
selamat Idul Fitri

Khutbah Idul Fitri – Idul Fitri dan Kebahagiaan Lahir Bathin

Khutbah I

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، وَلِلهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا، وَنَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَرَحْمَتُهُ الْمُهْدَاةُ، صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. أما بعد، فَأُوصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ تَعَالَى: إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ، اُدْخُلُوْهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ (الحجر: ٤٥-٤٦)

 

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillahil Hamd

Jamaah Idul Fitri yang dirahmati Allah Ta’ala

Alhamdulillah, Idul Fitri tahun ini kita dapat melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjamaah di masjid-masjid Jami’ dan dilapangan-lapangan Provinsi, Kabupaten hingga ke desa-desa. Kemeriahan Idul Fitri tahun ini telah kembali setelah sekitar 2 tahun pandemi Covid- 19 melanda seluruh dunia sehingga umat muslim tiada dapat berkumpul bersama sanak saudara dalam rangka merayakan hari kemenangan yaitu Idul Firi, sehingga tradisi bersilaturrahim dalam agenda mudik sempat berhenti, semua masyarakat bersabar dan ikhlas dikarenakan untuk menghindari persoalan yang lebih mudharat. Pada tahun ini, masyarakat telah diperbolehkan untuk mudik, sebuah tradisi yang sangat luar biasa baik untuk menjalin silaturrahim dan bermaaf – maafan dengan tetangga hingga sungkem kepada orangtua dan diahiri dengan ziarah kubur untuk mendoakan keluarga yang telah mendahului, dengan demikian menyambung silaturrahim pada momentum idul fitri akan membawa kemeriahan, kebahagiaan dan kemenangan dalam balutan saling memaafkan, tuntunan silaturrahim ditegaskan dalam sebuah firmanya Allah sebagai berikut :

وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ

Baca Juga:  Khutbah Jumat - Bulan Syawal, Tutup Semua Pintu Hoax dan Ujaran Kebencian, Buka Pintu Maaf dan Silaturahim

Artinya: “dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk. (QS. Ar Ra’d : 21).

Dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, saling mengasihi dan saling menyokong satu sama lain itu bagaikan satu tubuh. Jika satu bagian tubuh sakit, maka seluruh bagian tubuh lainnya akan merasakan sakit, dengan begadang (tidak bisa tidur) dan demam” (HR. Muslim no. 2586).

Jamaah Idul Fitri yang dirahmati Allah Ta’ala

Momentum Idul Fitri ini kita pergunakan sebaik-baiknya untuk terus memupuk tali persaudaraan karena makna berpuasa adalah untuk meleburkan ego dan hawa nafsu hingga menjadi manusia yang bertakwa. Selama satu bulan Alhamdulillah kita telah melewati rangkaian ibadah Ramadhan 1443 H beserta segala keutamaannya. Meski dalam suasana penuh kekhawatiran, kita tetap istiqamah melaksanakan amaliah-amaliah itu dengan berbagai keterbatasan.

Namun, Alhamdulillah tahun ini doa dari para ulama, pemimpin, kesadaran masyarakat untuk menerapkan Prokes, Alhamdulillah Allah SWT memberikan kesehatan sehingga semua dapat merayakan kegembiraan Idul Fitri, sebagai seorang hamba wajib selalu mengimani apa yang telah Allah gariskan, seperti kesusahan dan kesulitan selama pandemi Covid- 19 sekarang berangsur-angsur kehidupan dapat berjalan seperti biasa, semua berkat pertolongan Allah dan kesulitan yang dihadapi kemarin tentu juga Allah sertakan kemudahan Allah SWT berfirman dalam Surah asy-Syarh ayat 6:

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ

Artinya : “sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan”. (QS. Asy-Syarh : 6)

“Inna ma’al ‘usri yusran”.

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan (yang besar) “

Jika kesulitan dan kemudahan ini bisa kita olah dengan baik, maka akan muncul kemeriahan batin yang dapat kita rasakan sepenuhnya. Sejatinya, kemeriahan, kesukacitaan, dan kekayaan tidaklah terletak dalam fisik dan kekayaan material, tetapi berada dalam suasana batin yang ikhlas, lapang dada, dan ridha dengan segala keadaan.

Baca Juga:  Khutbah Jumat : Pentingnya Ilmu Bersanad

Semua ini hanya bisa terwujud dengan takwa dan tawakal kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita semua senantiasa meningkatkan takwa dan tawakal kita. Dengan takwa, kita melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan mendengar dan mengikuti anjuran ulama dan pemerintah. Dengan tawakal, kita berusaha semaksimal mungkin menghindari bahaya, dan selanjutnya menyerahkan diri sepenuhnya pada Allah SWT. Jika takwa dan tawakal ini telah dilakukan secara tepat, yakinlah bahwa semua ini akan melahirkan kebahagiaan dan kemeriahan batin yang tiada terkira.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan –minal a’idin wal faizin!

Selamat Idul Fitri 1443 H.

Taqabbalallahu minna wa minkum

Barakallahu li wa lakum fil qur’anil karim
Wa taqabbalallahu minna wa minkum tilawatahu Innahu huwas Sami’ul ‘Alim

Khutbah II

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، فَاللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ المَيَامِيْنَ، وَالتَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أما بعد فَأُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَاتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى فِي هَذَا الْيَوْمِ الْعَظِيمِ،
وَاشْكُرُوهُ عَلَى تَمَامِ الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ، وَأَتْبِعُوا رَمَضَانَ بِصِيَامِ سِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ، لِيَكُونَ لَكُمْ كَصِيَامِ الدَّهْرِ وَصَلِّ اللهُمَّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا أَمَرْتَنَا، فَقُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ الصَّالحينَ،
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ، اللهُمَّ اجْعَلْ عِيدَنَا هَذَا سَعَادَةً وَتَلاَحُمًا، وَمَسَرَّةً وَتَرَاحُمًا، وَزِدْنَا فِيهِ طُمَأْنِينَةً وَأُلْفَةً، وَهَنَاءً وَمَحَبَّةً، وَأَعِدْهُ عَلَيْنَا بِالْخَيْرِ وَالرَّحَمَاتِ، وَالْيُمْنِ وَالْبَرَكَاتِ، اللهُمَّ اجْعَلِ الْمَوَدَّةَ شِيمَتَنَا، وَبَذْلَ الْخَيْرِ لِلنَّاسِ دَأْبَنَا، اللهُمَّ أَدِمِ السَّعَادَةَ عَلَى وَطَنِنَا، وَانْشُرِ الْبَهْجَةَ فِي بُيُوتِنَا، وَاحْفَظْنَا فِي أَهْلِينَا وَأَرْحَامِنَا، وَأَكْرِمْنَا بِكَرَمِكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ،
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ، يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ. عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ، وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، عِيْدٌ سَعِيْدٌ وَكُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Baca Juga:  Khutbah Jumat : Berbuat Jujurlah, Jangan Berbohong

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Standarisasi Dai MUI ke

Dai Harus Siap Hadapi Fenomena Dakwah

Jakarta – Para dai harus siap menghadapi fenomena dalam berdakwah. Salah satu fenomena dalam berdakwah …

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf

R20 Rekonsiliasikan Hindu-Islam di India

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Religion 20 (R20) di Bali, 2-3 …