shalat saat adzan
adzan

Kondisi Hadats Besar, Bolehkah Menjawab Adzan?

Ulama beda pendapat tentang hukum menjawab adzan. Namun, menurut mayoritas ulama (jumhur ulama) menjawab adzan hukumnya sunnah. Sunnah adalah apabila dikerjakan mendapatkan pahala, bila ditinggalkan tidak mengapa atau tidak berdosa.

Kalau mengikuti pendapat mayoritas ulama tersebut, seseorang yang di saat kumandang adzan sedang sibuk ataupun disengaja tidak menjawab adzan hukumnya boleh-boleh saja. Namun ia tidak memperoleh pahala dan keutamaan menjawab adzan. Sebab, walaupun hukumnya sunnah menjawab adzan sangat dianjurkan sebagaimana dijelaskan oleh hadits Nabi.

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan kecuali diundi, niscaya mereka akan melakukannya”. (HR. Bukhari).

Imam Ghazali dalam kitabnya Bidayatul Hidayah menjelaskan, apabila seseorang telah selesai membaca doa masuk masjid dan menunggu shalat fardhu hendaklah tidak menyibukkan diri kecuali dengan tafakur, bertasbih atau membaca al Qur’an. Akan tetapi kalau adzan telah dikumandangkan hendaklah menghentikan tiga aktivitas tersebut dan fokus menjawab adzan.

Karena itu, meskipun sunnah, menjawab adzan memiliki nilai dan keutamaan luar biasa.

Namun, apabila seseorang sedang hadast besar apakah tetap sunnah menjawab adzan?

Dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin (hlm. 52) dijelaskan, meskipun seseorang dalam kondisi hadas besar atau junub tetap diperbolehkan membawa, menyentuh membaca kitab Taurat, hadis Qudsi, kitab-kitab ilmu agama (kitab fikih, tafsir dan lain-lain) dan hadits Nabi. Akan tetapi, seseorang yang sedang hadas besar (junub) makruh menyebut nama Allah (dzikir), walaupun hanya sekedar menjawab adzan.

Dengan demikian bisa disimpulkan, menjawab adzan hukumnya sunnah dan bernilai pahala besar. Sedangkan bagi seseorang yang sedang hadast besar atau junub hukum menjawab adzan adalah makruh.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Fikih Toleransi (3) : Hukum Bertransaksi dengan Non Muslim

About Nurfati Maulida

Avatar of Nurfati Maulida

Check Also

qorun

Kisah Qarun: Simbol Oligarki Finansial dalam Al Qur’an

Terlalu sederhana, hanya menceritakan Qarun sebagai pengusaha tamak sampai lupa perintah zakat. Hampir tidak ada …

haman

Haman: Kisah Politikus Rakus pada Zaman Fir’aun yang Diceritakan Al-Quran

Sebuah bangsa dibangun dengan hati penyair, namun hancur di tangan politikus Dr. Muhammad Iqbal Haman …