Pinjol
Pinjol

Langgar Syariat dan Resahkan Masyarakat, MUI: Hapus Pinjol!

Jakarta – Akhir-akhir ini pinjaman online (pinjol) tengah marak di masyarakat. Namun keberadaan pinjol ini, terutama yang ilegal, sangat membuat resah masyarakat. Tidak hanya resah, banyak masyarakat terjerat bunga ber bunga yang diterapkan pinjol.

Fakta itulah yang membuat Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai  meminta agar pinjol dihapus. Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Fuad Thohari mengatakan syariat yang dilanggar adalah adanya bunga yang disebut riba atau penambahan pembayaran bagi yang berutang dalam Islam sendiri riba dan hukumnya haram.

“Tren pinjaman online ini ternyata tidak ada semangat menolong semangatnya hanya orang yang minjamin ingin mencari untung, enggak ditetapkannya satu tambahan ketika mulangin satu pinjaman Yang disebut bunga atau riba tadi padahal yang disebut bunga itu sudah jelas dilarang dalam Islam dan itu haram,” kata Fuad melalui pernyataan virtual, Jumat (3/9/2021), dikutip dari laman MUI.

Fuad menuturkan alasan lain terkait pinjaman online atau pinjol ini dalam praktiknya melanggar syariat sehingga hukumnya haram.

“Namanya bunga tambahan yang dipersyaratkan ketika berutang itu hukumnya haram atau riba Dan larangan riba itu sangat keras berlaku bagi siapa saja, pinjol juga hauh daei kata taawun atau tolong meolong misal hari ini pinjam sejuta ketika dibalikin besok 1 juta lebih dan besoknya nambah lagi itu kan merugikan,” tambahnya.

Menurutnya pinjol ini sangat memberatkan peminjam dan ini menimbulkan banyaknya ketidakbaikan atau mudarat.

“Sebaiknya, karena banyak mudarat banyak merugikan, mencekik dihapus saja. Seandainya pinjol ini tidak ada penambahan sesuatu yang disebut bunga kemudian semangatnya menolong tentu MUI akan memberikan apresiasi,” tandasnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  MUI Serukan Boikot Produk Prancis Terkait Statemen Macron

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri

Peringati Hari Santri, PWNU DKI Jakarta Salurkan Beasiswa 200 Santri

JAKARTA  – Akar historis Hari Santri adalah tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim …

Pondok pesantren

Pesantren Berperan Besar Sebarkan Ajaran Islam ke Seantero Nusantara

Jakarta – Pesantren berperan besar dalam memperkuat pendidikan Islam dan generasi bangsa. Melalui pesantren juga, …