Masjid Agung Cordoba
Masjid Agung Cordoba

Masjid Yang Dulu Gereja Katolik Ini Terancam Rusak Karena Terlalu Banyaknya Wisatawan

Cordoba – Masjid Agung Cordoba atau Masjid Katedral Cordoba atau Mezquita Cordoba adalah salah satu masjid paling bersejarah peninggalan Bani Umayyah yang pernah berkuasa di Semenanjung Andalusia. Masjid ini dulu pernah diubah menjadi Gereja Katolik, yang kemudian diubah lagi menjadi masjid, terletak di kota Cordoba.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Katedral Cordoba juga menjadi destinasi wisata yang populer.  Setiap tahun sekitar 2 juta wisawatan mengunjungi masjid ini. Namun, kini masjid itu terancam rusak, akibat terlalu banyak dikunjungi wisatawan.

Dilansir dari Arab News, akibat sering dikunjungi wisatawan, membuat masjid ini mengalami kondensasi. Bahaya yang menyelimuti bangunan ini terungkap dalam sebuah laporan yang diserahkan kepada pemerintah Minggu ini. Adanya kondensasi membuat beberapa area utama masjid rusak.

Yang paling terlihat adalah rusaknya bagian mihrab ikonik. Mihrab ini menunjukkan arah Makkah dan menyediakan ruangan untuk mengarahkan salat.

“Hal ini disebabkan oleh konfigurasi arsitektur khusus ruang dan ventilasi yang tidak memadai,” kata laporan itu.

“Penguapan ini menyebabkan disintegrasi bahan-bahan ini dan berkontribusi pada kerusakan yang cepat,” jelasnya.

Sebelum masalah kelebihan wisatawan, Masjid Agung Cordoba sudah lebih dulu mengalami kesulitan karena panasnya cuaca kota itu. Cordoba sendiri masuk dalam kota terpanas di Semenanjung Iberia dengan capaian suhu 47 derajat celcius.

“Ketika momen penguapan terbesar bertemu dengan momen masuknya wisatawan terbesar, telah diverifikasi secara empiris bagaimana indeks kelembaban mutlak lingkungan meningkat sangat nyata, yang menimbulkan risiko bagi konservasi bahan yang paling sensitif,” ungkap laporan tersebut.

Bahan yang paling sensitif termasuk kayu, yang menjadi bagian utama dari bahan bangunan. Dari laporan tersebut Masjid Agung Cordoba direkomendasikan agar meningkatkan ventilasi gedung, mengontrol arus pengunjung, tidak membuat turis berkumpul di satu tempat dan penyebaran pemukiman ke daerah kabupaten.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Wapres HUT ke 45 MUI

Fatwa MUI: Terorisme Bukan Jihad, Terorisme Haram!

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa aksi terorisme bukan jihad, terorisme …

Cak Islah Bahrawi

Tolak UU Buatan Manusia, Islah Bahrawi: Teroris Hanya Mau Jalankan Hukum Syariah

Jakarta –  Kelompok teroris menganggap Undang-undang harus menggunakan hukum syariah yang dalam pemahamannya sebagai buatan …