Masjid di Portland diberi garis polisi setelah terjadi serangan
Masjid di Portland diberi garis polisi setelah terjadi serangan

Masyarakat Kota Portland Bersatu Lawan Kebencian Atasnamakan Agama

Portland – Serangan berkali-kali ke tempat ibadah umat Muslim dan Yahudi di kota Portland, Amerika Serikat, membuat penduduk kota setempat bersatu melawan kebencian mengatasnamakan agama.

Zakir Khan, ketua dewan di Council on American-Islamic Relations-Oregon, mengatakan bahwa insiden semacam itu adalah pengingat untuk selalu waspada dalam melindungi komunitas.

“Ini benar-benar menunjukkan bahwa kita perlu berinvestasi dalam keragaman, kesetaraan, dan inklusi. Alih-alih belajar bagaimana membenci, orang bisa belajar bagaimana mencintai,” ucap dia.

Ucapan Khan merujud pada serangan kebencian yang diluncurkan oleh Michael Bivins yang mencoba membakar Pusat Komunitas Muslim Portland pada 3 Mei. Untungnya, dinding luar dicat dengan bahan tahan api dan tidak terjadi kerusakan pada masjid. Dua sinagog di daerah yang sama dirusak pada akhir April dan awal Mei.

Dilansir About Islam, Rabu (11/5/2022), setelah penyerangan, masyarakat berkumpul untuk saling mendukung dan juga mencoba memahami mengapa orang ini, mantan jurnalis yang sebelumnya pernah memberitakan ekstremisme justru melakukan kejahatan seperti itu.

“Ini adalah situasi yang menarik karena banyak orang mengenalnya tetapi tidak tahu dia akan terus melakukan kejahatan ini,” tambah Khan.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh CAIR berjudul “Targeted: 2018 Civil Rights Report” mencatat 144 insiden anti-masjid pada tahun 2017, di mana 57 di antaranya dicap sebagai kejahatan rasial. Banyak komunitas lokal telah menawarkan dukungan kepada komunitas Muslim dalam banyak kasus.

Pada tahun 2021, anggota komunitas lokal di daerah Suffolk di Brentwood, New York, berkumpul untuk menunjukkan dukungan kepada masjid setempat yang dirusak bulan lalu.

Pada September 2019, perusakan tanda selamat datang baru di Islamic Center of Grand Junction, Colorado, mendorong masyarakat untuk menunjukkan dukungan dan memulai penggalangan dana untuk memperbaiki tanda yang rusak.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort