ajaran tasawuf imam junaid
ajaran tasawuf imam junaid

Memahami Al-Quran sebagai Mukjizat Terbesar dan Abadi

Allah memberikan mukjizat kepada Nabinya sebagai hujjah dan juga alasan yang rasional yang menyatakan bahwa mereka benar merupakan Nabi dan Rasul utusan Allah. Mukjizat merupakan seseuatu yang luar biasa yang menyalahi kebiasaan untuk menyiratkan keNabian dan manusia biasa tidak akan bisa melakukannya.

Al-Quran merupakan mukjizat dari Allah yang di turunkan kepada Nabi Muhammad sebagaimana Nabi-Nabi yang lainnya juga memiliki mukjizat. Al-Quran diturunkan kepada bangsa arab dan dalam bahasa arab. Al-Quran diturunkan dengan gaya bahasa yang sangat indah dan sastra yang cukup tinggi mengingat bangsa Arab berada dalam level tinggi dalam hal sastra. Namun, keindahan al-Quran membuktikan ketidakmungkinan lahir dari bahasa manusia.

Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 23-24, “Dan jika kalian (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolong kalian selain Allah, jika kalian orang-orang yang memang benar. Maka jika kalian tidak dapat membuat(nya) dan pasti kalian tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah diri kalian dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.”

Mukjizat merupakan hal yang mampu melemahkan kemampuan seseorang , karena jaminan dari Allah bahwa tak akan ada satu orangpun yang dapat menandingi al-Quran. Tak akan ada manusia yang mampu menandinginya karena al-Quran merupakan sebuah karunia dari Allah yang diturunkan kepada rasulnya sebagai penyebar risalah kebenarannya.

Mukjizat dari semua nabi inipun berbeda-beda tergantung kondisi masyarakat pada saat turunnya mukjizat. Seperti halnya nabi Isa yang hidup di zaman ilmu kedokteran sedang berkembang, maka Beliaupun mendapatkan mukjizat mampu menyembuhkan segala penyakit yang tidak bisa di sembuhkan dengan pengobatan biasa. Yakni dengan menyembuhkan orang yang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit kusta, bahkan menghidupkan yang telah tiada.

Baca Juga:  Manfaat Qonaah : Sikap Islami dalam Menghadapi Dinamika Hidup

Dan Nabi Muhammad yang di berikan mukjizat al-Quran di mana ketika itu bangsa arab sedang berkembang pesat dalam hal sastra. Nilai yang terkandung dalam al-Quran sendiri terkandung nilai sastra yang amat tinggi sehingga tak akan ada seorangpun yang akan dapat membuat serupa dengan al-Quran.

Al-Quran disebut sebagai mukjizat terbesar yang diturunkan Allah kepada Nabinya karena al-Quran akan kekal sepanjang masa. Sedang mukjizat yang diberikan kepada Nabi-Nabi yang lainnya sudah berlalu dan kaum sekarang ini sudah tidak dapat melihatnya lagi. Dan al-Quran hingga kini masih bertahan dan tanpa ada satupun kalimat yang mampu di ganti oleh manusia karena Allah telah memelihara keaslian al-Quran.

Kemukjizatan al-Quran berpusat pada dua segi yakni kandungannya dan bahasa yang dipakai di dalam al-Quran itu sendiri. Isi kandungan al-Quran sama sekali tidak bertentangan dengan teknologi yang yang berkembang saat ini. Dari kandungan isi, mukjizat al-Quran terdisri dari tiga aspek.

Pertama, Isyarat ilmiah. Yang banyak kita ketahui bahwa, al-Quran banyak berisi tentang informasi ilmu pengetahuan meski dalam batas isyarat pengetahuan alam. Dalam surat al-Anbiya ayat 30 disebutkan bahwa, “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

Dalam ayat tersebut terisyaratkan bahwa air merupakan awal dari sebuah kehidupan. Allah menjadikan langit berjumlah tujuh, dan bumi pun berjumlah tujuh. Maka, dibelahnya langit yang sebelumnya tidak menurunkan hujan menjadi dapat menurunkan hujan, dan dibelahnya bumi yang sebelumnya tidak dapat menumbuhkan, menjadi dapat menumbuhkan.

Baca Juga:  Berpuasa Secara Kaffah Menurut Imam Ghazali

Kedua, merupakan sumber hukum. Al-Quran banyak memberikan andil yang kuat dalam pertumbuhan hukum dari masa jahilliyah hingga masa kini.

Ketiga, menerangkan suatu ibrah. al-Quran banyak mengandung berita tentang hal-hal yang berbau ghaib seperti surge, neraka dan hari kiamat kelak. Selain itu al-Quran banyak mengisahkan tentang kisah berharga dari Nabi-Nabi terdahulu dan umat dimasa lampau yang kehidupannya mampu di jadikan pelajaran bagi umat islam dari masa ke masa.

Beruntunglah sebagai muslim yang merasakan mukjizat Nabinya hingga kini. Tidak seperti nabi-nabi sebelumnya yang mukjizatnya dirasakan hanya pada waktunya. Al-Quran merupakan mukjizat terbesar yang bisa dirasakan hingga saat ini.

Tentu saja, kembali kepada umat Islam, apakah mau memanfaatkan mukjizat ini atau justru menyia-nyiakannya.

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …