menteri kesehatan budi gunadi sadikin mengikuti rapat kerja dengan
menteri kesehatan budi gunadi sadikin mengikuti rapat kerja dengan

Menkes Nyatakan Perayaan Lebaran Tahun Ini Bisa Normal, Asalkan…

JAKARTA – Momentum lebaran menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk saling melepas kangen sambil bermaaf – maafan dengan saudara, tetangga dan sanak family yang berada diluar kota, oleh karena itulah Lebaran menjadi momentum yang sangat dinantikan oleh untuk mudik, tidak hanya umat muslim namun juga semua golongan agama memanfaatkan lebaran untuk pulang kampung, oleh karena itulah Lebaran menjadi berkah untuk semua umat.

Namun semenjak Covid- 19 melanda, 2 kali lebaran berlalu tanpa mudik hingga kerinduan masyarakat untuk pulang kampung menyambut Idul Fitri bersama sanak family telah membuncah didalam dada. Semua masyarakat berharap tahun 2022 dapat melaksanakan Lebaran bersama keluarga dikampung halaman.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, perayaan lebaran pada tahun ini bisa dilakukan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19. Perayaan lebaran bisa berjalan normal jika dilakukan percepatan vaksinasi dosis kedua.

“Mudah-mudahan kali ini kalau hasilnya baik, Pak Menko mengizinkan, ya lebaran kali ini kita bisa hadapi dengan berbeda dibandingkan dengan lebaran-lebaran sebelumnya, dengan kondisi bahwa harus dilakukan percepatan vaksinasi dosis kedua,” kata Menkes saat konferensi pers usai rapat terbatas evaluasi PPKM bersama Presiden, dikutip dari laman republika.co. id pada Senin (28/2/2022).

Menkes menekankan pentingnya percepatan vaksinasi dosis kedua. Hingga saat ini, terdapat 344 juta dosis yang telah disuntikan. Untuk dosis pertama, lebih dari 70 persen atau 190 juta rakyat Indonesia telah disuntik.

“Diharapkan suntik keduanya juga bisa cepat ngejar 70 persen tersebut. Kalau bisa Bapak Ibu sebelum lebaran yaitu akhir April kita sudah selesaikan suntik 2 dosis 70 persen dari populasi,” tambah dia.

Pada ratas ini, presiden juga menyarankan agar Kemenkes melakukan sero survey pada Maret. Hasilnya diharapkan dapat keluar pada April dan bisa menjadi dasar dalam mengambil kebijakan terkait masa sebelum lebaran.

Baca Juga:  Otoritas Bahrain Kembali Buka Masjid untuk Sholat Subuh

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi baik dosis kedua maupun booster. Menkes juga mengingatkan agar masyarakat tak pilih-pilih jenis vaksin.

Sementara itu, pemerintah akan memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) setiap daerah mulai pekan depan. Koordinator PPKM Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kebijakan itu akan menyebabkan peningkatan kabupaten/kota yang masuk ke level 3 dan 4.

“Namun tren peningkatan ini kami perkirakan akan berbalik menurun mulai minggu depan,” ujarnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …