Nabila Taqiyyah
Nabila Taqiyyah

Nyanyian Hijaber Asal Aceh Tentang Palestina dan Perdamaian Buat Tentara Israel Menangis

Jakarta – Seorang hijaber asal Aceh bernama Nabila Taqiyyah tengah viral di media sosial. Nyanyian Nabila yang membawakan lagu We Will Not Go Down (Song for Gaza) yang dipopulerkan oleh Michael Heart melalui aplikasi Ome TV berhasil membuat seorang tentara Israel meneteskan air mata haru.

Momen itu terekam saat Nabila membuat eksperimen sosial dengan menyanyikan lagu-lagu tentang Palestina. Suara merdu serta penghayatannya membuat sebuah suasana haru. Awalnya Nabila Taqiyyah mengunggah sebuah video hasil dari percobaan dirinya bernyanyi.

Dalam video itu dikutip dari laman detikcom, Nabila Taqiyyah melakukan panggilan video melalui aplikasi OmeTV. Aplikasi tersebut membuat dirinya bisa menjangkau orang yang lokasinya jauh dengan dirinya secara acak, bahkan sampai luar negeri.

Nabila Taqiyyah ternyata sengaja memilih server sendiri. Ia menetapkan Israel sebagai tujuan panggilannya. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Nabila Taqiyyah memang ingin menyampaikan pesan perdamaian untuk masyarakat Israel. Pesan itu disampaikan lewat lagu.

Tidak mau melewatkan momen itu begitu saja, Nabila Taqiyyah juga memikirkan betul lagu yang dibawakannya. Ia ternyata menyanyikan lagu dengan lirik bahasa Arab, berjudul Atouna el Toufouli. Lagu itu dipopulerkan oleh Remi Bandali.

Dalam bahasa Indonesia, judul lagu itu berarti Beri Kami Masa Kecil. Liriknya memiliki pesan mengenai anak-anak di Palestina yang harus kehilangan masa muda mereka karena perang yang terjadi.

Di percobaan panggilan pertama, lagu itu dinyanyikan Nabila Taqiyyah. Suara merdunya didengarkan oleh seorang pemuda Palestina.

“Kami datang untuk mengucapkan Selamat Hari Raya, kepadamu kami bertanya mengapa di tempat kami tak ada dekorasi Hari Raya. Tanah kami habis terbakar, tanah kami dicuri kebebasannya,” begitu penggalan lirik yang dinyanyikan, dikutip dari kanal YouTube Nabila Taqiyyah.

Baca Juga:  Tiba-tiba Berkomentar Tentang Palestina, Korut: Israel Lakukan Genosida dan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Palestina

Setelah melontarkan pujian, seseorang tersebut menyampaikan kabarnya. Ia mengaku dalam kondisi baik di Palestina.

“Kami bisa bilang baik. Suatu hari nanti kita pasti akan baik-baik saja,” ujar pria tersebut.

nabila taqiyyah dan seorang tentara israel
nabila taqiyyah dan seorang tentara israel

Pada panggilan selanjutnya, ternyata yang muncul di video tersebut adalah tentara Israel. Ia meminta Nabila Taqiyyah untuk bernyanyi.

Berbeda dari sebelumnya, Nabila Taqiyyah menyanyikan lagu We Will Not Go Down (Song for Gaza) yang dipopulerkan oleh Michael Heart.

“Anda dapat membakar masjid, rumah kami dan sekolah kami. Tapi roh kita tidak akan pernah mati. Kami tidak akan menyerah Di Gaza malam ini,” begitu lirik lagu yang dinyanyikan oleh Nabila.

“Kamu membuatku menangis. Lagi, aku ingin mendengarnya lagi,” ujar pria tersebut.

Nabilla Taqiyyah kemudian bertanya mengenai makna lagu tersebut ke tentara itu. Namun, pria tersebut seakan tidak ingin membahasnya.

“Maksud lagu ini adalah tentang bebaskan Palestina. Tetaplah bagikan perdamaian,” kata Nabilla.

“Aku adalah seorang tentara, dan aku tentara Israel. Aku tidak peduli tentang apa yang kamu percayai, tapi aku menghargainya,” balas si tentara.

“Kita lakukan yang terbaik untuk semua orang di Gaza. Hanya menjadi damai… aku menghargainya,” lanjut si tentara.

“Kamu menakjubkan. Aku mau satu lagu lagi, bolehkan aku rekam?” tanya pria itu.

“Oke, terimakasih banyak untuk hari ini,” tutup Nabila Taqiyyah.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

umat muslim bersiap melakukan sholat berjamaah dengan menerapkan protokol

Fenomena Mana Dalilnya & Pentingnya Belajar Alquran Secara Baik

JAKARTA – Al-Quran bukan hanya sekedar kitab suci yang bertuliskan perintah dan larangan, namun juga …

Dana dikorupsi berjamaah pembangunan Masjid Raya Palembang mangkrak

Dana Pembangunan Masjid Sriwijaya Dikorupsi Berjamaah, MUI: Di Luar Batas Moral dan Religiusitas

Jakarta – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) baru saja menetapkan tiga tersangka baru korupsi …