Idrissa Gueye kiri dan jersey LGBT yang dipakai PSG saat mengalahkan Montpellier
Idrissa Gueye kiri dan jersey LGBT yang dipakai PSG saat mengalahkan Montpellier

Pemain Muslim PSG Rela Absen Karena Tolak Pakai Jersey Berbau LGBT

Paris – Gelandang Muslim klub Prancis Paris Saint-Germain (PSG) Idrissa Gueye rela absen dari pertandingan melawan Montpellier, Sabtu akhir pekan lalu. Gueye terpaksa tidak bisa memperkuat PSG karena menolak memakai jersey LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender). Diketahui jersey tersebut memiliki nomor punggung berwarna pelangi yang menjadi tanda LGBT.

Dikutip dari laman About Islam, meski ikut pergi ke Kota Montpellier bersama Lionel Messi Dkk untuk melakoni pertandingan Liga Prancis 2021–2022, Idrissa Gueye hanya menyaksikan pertandingan dari bangku tribun.

PSG menghadapi Montpellier di Stade de la Mosson dengan Lionel Messi mencetak dua gol, menyumbang satu assist, dan tampil membanggakan layaknya di Barcelona.

Selain kemenangan 4-0, yang menjadi perbincangan publik hingga beberapa hari berselang adalah seragam yang dikenakan. Raksasa sepakbola Prancis itu mengenakan jersey dengan motif warna-warni di nomor punggung. Simbol itu, selama ini identik dengan gerakan LGBT.

PSG sengaja melakukan hal tersebut sebagai simbol solidaritas dan mendukung Hari Antihomofobia, Bifobia, dan Transfobia, yang jatuh pada Selasa (17/5/2022), dan diperingati secara global.

Hal itulah yang menjadi penyebab penolakan Idrissa Gueye.Pemain asal Senegal itu tidak ada di starting line-up maupun duduk manis di bench. Dia juga tidak sedang cedera atau mendapatkan dispensasi membela tim nasional.

Salah satu media Prancis, RMC, melaporkan Gueye sengaja tidak bermain karena menolak mengenakan jersey ala LGBT. Media tersebut menyatakan jika Gueye mengaku memiliki pandangan yang berbeda terhadap LGBT. Dirinya termasuk orang yang tidak setuju dengan gerakan tersebut.

RMC juga menyebut, hal serupa dilakukan Gueye musim lalu. Saat itu, dia juga absen dari lapangan ketika Les Parisiens mengenakan jersey bermotif pelanggi. Tapi, ketika itu, Gueye beralasan absen karena sakit perut.

Baca Juga:  Pesantren Eks Napiter di Deliserdang Dibobol Maling

Sejauh ini belum ada komentar langsung dari Gueye tentang alasan hilang dari pertandingan melawan Montpellier. Tapi, keterangan yang dikutip dari Pelatih PSG Maurico Pochettino menyatakan gelandang bertahan itu absen bukan karena cedera.

“Ada masalah pribadi,” ucap Pochettino kepada wartawan yang bertanya, dilansir RMC.

Gueye membela PSG sejak 2019. Sia sudah bermain 110 kali, dengan tujuh gol. Pemain berusia 32 tahun itu membantu PSG memenangkan Ligue 1, Coupe de France, Coupe de la Ligue, serta runner-up Liga Champions. Dan, Gueye adalah Muslim yang taat, sama seperti rekan senegaranya, Sadio Mane.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Upacara peringatan HUT ke RI di Ponpes Ngruki

Ingin Hapus Stigma Radikal, Ponpes Ngruki Gelar Upacara HUT ke-77 RI

Solo – Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo akan menggelar upacara peringatan HUT RI, besok. Hal …

ustaz abu bakar baasyir mengikuti upacara hut ke ri di ponpes ngruki

77 Tahun Indonesia Merdeka Jadi Momentum Ponpes Al-Mukmin Ngruki dan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Gelar Upacara Bendera

Solo – Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki untuk pertama kalinya menggelar upacara peringatan HUT ke- 77 …