kepolisian israel menghancurkan rumah milik keluarga salhiya warga palestina
kepolisian israel menghancurkan rumah milik keluarga salhiya warga palestina

Pemerintah Inggris Coba Desak Israel Hentikan Penjajahan Dan Pengusiran Warga Palestina

RAMALLAH – Paletina mengalami ketertindasan oleh Israel dalam beberapa dekade, konflik yang berkepanjangan yang tiada henti membuat warga menderita, bahkan pada bulan Ramadan pihak Israel masih menyerang dan menindas Palestina.

Kebrutalan Israel terhadap warga Palestina menggusur pemukiman di wilayah Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Paletina belum akan berakhir hingga semua warga diusir dari wilayah tersebut.

Pemerintah Inggris mencoba untuk bersuara dengan mendesak pihak Israel untuk menghentikan penggusuran paksa dan pembongkaran rumah di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, Negara Palestina. Masyarakat di wilayah itu disebut telah hidup di bawah ancaman otoritas pendudukan Israel setiap hari.

“Selama beberapa dekade, keluarga Palestina di Sheikh Jarrah telah hidup dengan ancaman penggusuran. Inggris terus mendesak Pemerintah Israel untuk menghentikan kebijakan pengusiran dan pembongkaran di Yerusalem Timur,” kata Juru Bicara Pemerintah Inggris untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Rosie Dyas dilansir dari Wafa News dan republika.co.id Selasa (8/3/2022).

Dyas membuat pernyataan itu ketika bertemu keluarga Palestina di lingkungan itu, dan mendengar tentang trauma yang disebutnya tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima. Terutama atas semua yang warga hadapi karena ancaman penggusuran, meskipun telah tinggal di rumah mereka selama beberapa dekade.

Lingkungan tersebut telah menjadi tempat protes besar-besaran terhadap pemukim-kolonialisme Israel di wilayah-wilayah pendudukan. Protes terus terjadi sejak otoritas pendudukan penjajah Israel memutuskan secara paksa mengusir puluhan keluarga dari rumah mereka demi kelompok pemukim kolonial.

Palestina menyatakan, keputusan otoritas pendudukan Israel demi kelompok pemukim bermotivasi politik. Warga menilai pengusiran ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Israel untuk membersihkan etnis Palestina di Yerusalem.

Sejak pendudukan Yerusalem oleh Israel pada Juni 1967, organisasi kolonial pemukim Israel, termasuk Elad dan Ateret Cohanim, telah mengeklaim kepemilikan properti Palestina di Yerusalem. Didukung oleh penjajah Israel, kehakiman dan layanan keamanan, organisasi-organisasi ini telah bekerja untuk merebut kendali atas properti Palestina dan mengubahnya menjadi pos-pos kolonial.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Wapres Harap Setiap Jengkal Tanah Tidak Lepas Dari Pengaruh Masjid

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Menko PMK Muhadjir Effendy

Organisasi Keagamaan Dapat Berperan Sebagai Pusat Pengembangan Narasi Moderasi Beragama

Surabaya – Moderasi beragama adalah jalan terbaik untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan kuat ditengah …

Brigjen Ahmad Nurwakhid pada Tabligh Akbar JATMAN DIY dan Jawa Tengah

JATMAN Mitra Strategis BNPT Jalankan Kebijakan Pentahelix

Sleman – Badan Nasional Pdnanggulangan Terorisme (BNPT) terus berupaya menjalankan program kebijakan Pentahelix dalam penanggulangan …