KH Cholil Nafis
KH Cholil Nafis

Pemerintah Jangan Offside Sikapi Agama Baha’i

Jakarta –  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat Hari Raya Naw-Ruz 178 EB kepada umat Baha’i. Pernyataan itu disampaikan Menag Yaqut dalam rekaman video resmi Kementerian Agama. Video itu pun viral dan berbuntut kontroversi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis meminta pemerintah tidak salah menyikapi keberadaan agama Baha’i. Menurutnya, Indonesia hanya mengakui enam agama. Dengan demikian, pemerintah tidak bisa menyamaratakan perlakuan antara enam agama yang diakui dengan agama lainnya.

“Memang negara wajib melindungi umat agama, tapi jangan offside menjadi melayani yang sama dengan enam agama yang diakui,” kata Cholil, Rabu (28/7/2021).

Kiai Cholil mengatakan negara melindungi pemeluk agama apapun. Namun, ia berpendapat pemerintah tidak perlu melayani, apalagi memfasilitasi agama selain enam agama yang diakui.

“Baha’i yang sudah jadi komunitas agama jangan menodai agama lain,” ucapnya.

Baha’i adalah sebuah agama yang lahir di Persia pada 23 Mei 1844. Agama itu masuk ke Indonesia pada 1878. Kemenag menyebut penganut Baha’i di Indonesia mencapai sekitar 5.000 orang.

Agama ini pernah dicap sesat oleh MUI Jawa Barat pada 2014. Agama itu dipermasalahkan karena memiliki ritual yang mirip dengan ajaran Islam, seperti salat dan puasa.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Toleransi Itu Memaklumi Bukan Menyamakan

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Ali Kalora

Pentolan Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

Palu – Setelah melakukan perburuan intensif, Satgas Madago Raya akhirnya berhasil menembak mati tokoh teroris …

Dr Adnan Anwar

Silaturahmi Nasional Penting Sebagai Sarana Tabayyun Dalam Menjaga NKRI

Jakarta – Dalam konteks berbangsa dan bernegara, persaudaraan tidak hanya dibangun atas dasar persamaan keyakinan, …