tidak mengambil keringanan
ilustrasi sikap sombong

Peringatan Rasulullah bagi yang Tidak Mengambil Keringanan: Mereka Merasa Lebih Dekat dengan Allah?

Sesungguhnya dalam Islam sudah ada keringanan yang juga disyariatkan ketika kondisi yang susah. Namun, terkadang ada juga mereka yang tidak mengambil kemudahan dan lebih memilih jalah susah dengan alasan mereka lebih dekat dan lebih takut kepada Allah.

Contoh perilaku umat yang seperti ini nampaknya bukan kali ini terjadi. Di zaman Rasulullah pun sudah ada orang yang merasa paling dekat dan takut dengan Allah tanpa menghiraukan keringanan yang disyariatkan. Inilah yang pernah disinggung oleh Rasulullah.

Dari ‘Aisyah ia berkata: “Rasulullah s.a.w. memberikan suatu keringanan pada salah satu perintah beliau. Lalu hal itu sampai kepada sebagian sahabatnya dan mereka pun seperti kurang suka dan berlepas dari dari hal itu. maka sampailah kabar mengenai sikap mereka itu kepada Rasulullah sehingga beliau pun berdiri dan berkhutbah: “Kenapa ada orang yang telah sampai kepada mereka suatu urusan dariku yang aku mendapatkan keringanan karenanya lalu mereka membencinya dan berlepas darinya?! Demi Allah, sungguh aku adalah orang yang lebih mengenal Allah daripada mereka dan aku adalah orang yang paling takut kepadaNya“. (H.R. Muslim No. 4345).

Hadist ini mengisyaratakan suatu contoh ketika ada kondisi sulit dan telah diberikan keringanan sesungguhnya keringanan itu sudah menjadi bagian dari syariat. Ketika mereka tidak mengambilnya Rasulullah seolah menyindir mereka sebagai orang yang merasa paling mengenal Allah dan merasa paling takut kepada Allah dibanding Rasulullah.

Merasa dirinya tidak takut dengan wabah corona dan memilih tetap beribadah normal berkerumun seolah paling dekat dan paling takut kepada Allah. Tetapi, sesungguhnya sikap itu menunjukkan pribadi yang menurut Rasulullah sombong yang melebihi Rasulullah yang paling mengenal Allah.

Baca Juga:  Tafsir Kebangsaan [1]: Islam Membenci Perpecahan!

Sikap tidak mengambil keringanan ketika kondisi sulit menunjukkan pribadi yang sombong dan tidak disukai oleh Allah. Dalam sebuah hadist : “Allah lebih menyukai rukhshoh-rukhshohNya dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggar laranganNya.” (H.R. Ahmad). Dengan redaksi yang berbeda : “Sesungguhnya Allah Ta’ala lebih suka jika rukhsohNya diambil sebagaimana Ia suka jika kewajibanNya dilaksanakan” (H.R. Thabrani & Al-Bazaar).

Artinya, sesungguhnya mengamalkan keringanan yang telah disyariatkan ketika kondisi sulit sama halnya mengamalkan perintah Allah. Keringanan yang diberikan oleh Allah itu adalah bagian dari syariat.

Terkadang kita merasa pongah dengan seolah paling dekat dan takut sama Allah dengan cara tidak mengambil keringanan yang diberikan dalam syariat Islam dalam kondisi sulit. Sungguh kita harus mengaca dan mengontropeksi diri apakah kita sudah melebih dekatnya Rasulullah kepada Allah.

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

mengidolakan pemain bola

Awas Mengidolakan Pemain Bola Haram? Ini Penjelasannya

Setiap orang pastinya memiliki sosok yang diidolakan. Entah itu orang tua, tokoh atau bahkan artis. …

miss queen

Miss Queen : Antara Kebebasan dan Pelanggaran Norma Agama

Indonesia kini dihebohkan dengan acara Miss Queen Indonesia yang berlangsung di Bali pada tanggal 4 …