ae a a bc bebcd
ae a a bc bebcd

Pimpinan Pusdiklat Dai Ngaku Nabi dan Rasul, MUI: Paham Sesat!

Jakarta – Nabi Muhammad Saw merupakan Nabi sekaligus Rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT. Dalam Al-Quran Surah Al Ahzab ayat 40 dan beberapa hadist secara jelas menyebutkan bahwa Nabi Muhammad merupakan Nabi dan Rasul penutup sehingga pasca Rasulullah wafat, tidak ada lagi Nabi maupun Rasul yang diutus oleh Allah. Namun demikian, ada saja orang yang dengan berani mengaku sebagai Nabi dan Rasul utusan Allah.

Di Bandung, seorang pimpinan salah satu Pusdiklat Dai mengaku sebagai nabi ke-28 dan rasul. Tentu pengakuan tersebut sangatlah menyesatkan dan mengada-ada karena telah terbantah dengan sendirinya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai pengakuan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam.

“Perbuatan orang yang bersangkutan sudah jelas-jelas bertentangan dengan firman-firman Allah dan sabda-sabda Rasul yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad itu adalah nabi atau rasul yang diutus oleh Allah yang paling terakhir, di mana Tuhan tidak ada lagi mengutus seorang nabi dan atau rasul sesudahnya,” kata Wakil Ketua MUI Anwar Abbas saat dihubungi, seperti dilansir dari laman detikcom. Kamis (24/6/2021) malam.

Anwar menilai pernyataan pria di Bandung yang mengaku nabi adalah paham sesat. Dia mengaku heran ketika ada orang yang nekat mengaku sebagai nabi di masa kini.

“Jadi kalau sekarang ini ada orang yang tinggal di Bandung, Jawa Barat, menyatakan dan mendakwakan dirinya sebagai nabi, maka sudah jelas yang bersangkutan memiliki sikap dan pandangan serta paham yang sesat!” ucap Anwar.

Anwar meminta para ulama hingga para tokoh masyarakat setempat berdiskusi dengan pria yang mengaku nabi tersebut dan para pengikutnya. Jika masih tidak bisa diarahkan, kata Anwar, pendekatan hukum harus dilakukan.

“Untuk itu, kita meminta supaya MUI dan ormas-ormas Islam serta para ulama dan tokoh masyarakat setempat untuk turun menemui yang bersangkutan, berdialog dan berdiskusi serta memberikan penjelasan-penjelasan dan pengertian kepada yang bersangkutan dan para pengikutnya,” ujar Anwar.

Baca Juga:  Ada yang Ngaku Nabi, Lihat Gaya Slow Rasulullah Menanggapinya

“Jika yang bersangkutan dan para pengikutnya tetap juga kokoh dengan sikap dan pandangannya dan kalau yang bersangkutan dan para pengikutnya juga tetap bertekad untuk menyebarkan sikap dan pandangannya, maka terpaksa kita melakukan dan menempuh pendekatan hukum serta menyeret mereka ke pengadilan untuk diadili. Karena yang bersangkutan, selain telah merusak dan menghina serta merendahkan ajaran agama Islam, juga telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Sebelumnya, pemimpin Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dai di Kota Bandung yang mengaku sebagai rasul telah diamankan oleh pihak kepolisian. Sejumlah warga sempat menggeruduk tempat Pusdiklat Dai, yang lokasinya di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Rabu (23/6) malam.

Warga ini datang lantaran sang pemimpin yayasan pendidikan agama tersebut diduga menerapkan ajaran sesat. Aksi warga itu terekam dalam sebuah video berdurasi 9 detik dan diunggah akun Instagram @dapat_ccan.

Camat Buahbatu Edi Juhendi membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, pihak polisi dan MUI tingkat kecamatan sudah menggelar pertemuan. Meski belum keluar fatwa secara resmi, kata Edi, MUI menyatakan lembaga yang dipimpin lelaki itu diduga kuat mengajarkan aliran sesat.

“Fatwanya belum. Jadi kemarin hasil pertemuan, ya sesat,” kata Edi dimintai konfirmasi via sambungan telepon, Kamis (24/6).

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

AC Milan ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad

AC Milan Ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad Kepada Fans Beragama Islam

Milan – Klub sepakbola AC Milan memberi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. …

Ken Setiawan di UM Metro

Ken Setiawan: Ribuan Kelompok Radikal yang Mengatasnamakan Agama di Lampung Masih Gentayangan

Lampung – Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku prihatin terhadap fenomena …