Dakar Penyerang Mesir Mohamed Salah memenangkan penghargaan The CAF African Footballer of the Year atau Pemain Terbaik Afrika 2018 untuk kedua kalinya berturut turut Dikutip dari The Guardian via laman aboutislam net kemenangan dirayakan di Twitter oleh penggemar Muslim di seluruh dunia Rabu 9 1 2019 Mantan pemain Chelsea dan AS Roma ini bahkan dinobatkan sebagai olahraga muslim terbesar abad ini Saya tidak percaya kembali berdiri di panggung ini Ini penghargaan yang besar bagi saya Saya gembira karena ini cita cita saya sejak kecil Saya bangga telah memenangkannya dua kali kata Salah pada malam puncak penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2018 di Dakar ibukota Senegal Penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2018 semakin istimewa karena Salah menerima trofi itu dari tangan Presiden Liberia George Weah legenda AC Milan yang juga seorang Muslim Saya berterima kasih kepada keluarga rekan satu tim penggemar dan semua orang yang memainkan peran dalam karier saya sehingga prestasi ini bisa terwujud Saya ingin mendedikasikan penghargaan ini untuk negara saya Mesir Penghargaan tahunan diputuskan oleh panel pemilihan yang terdiri dari pelatih dan kapten tim nasional ditambah sejumlah pejabat dan jurnalis Baca juga Mo Salah Rajin Beribadah Prestasi Mengkilap Terpilih Menjadi Pemain Terbaik FSF 2018Salah menggungguli setimnya di Liverpool Sadio Mane Senegal dan striker Arsenal asal Gabon Pierre Emerick Aubameyang Tak pelak gelar ini dirayakan seluruh Muslim penggemar sepakbola di seluruh dunia Itu terlihat dari jutaan cuitan di Twitter serta Instagram Mereka sepakat menobatkan Salah sebagai olahraga Muslim terbesar abad ini Berasal dari negara mayoritas Muslim Salah adalah seorang Muslim yang taat yang sering bersujud di lapangan setelah mencetak gol Tren ini sudah dilakukan sejak 2006 di ajang Piala Afrika di Mesir Saat ini Salah tengah bersinar terang bersama Liverpool Berbagai prestasi berhasil ia raih sebelumnya Salah mencetak 44 gol dalam 52 penampilan di semua kompetisi musim lalu dan membantu Liverpool melaju melalui babak sistem gugur Liga Champions Bahkan dalam sebuah laporan Football Against Racism in Europe Fare baru baru ini performa dan prestasi Salah di Liverpool secara signifikan mengurangi kejahatan rasial dan ras di Liga Premier Inggris

Tinggalkan Balasan