71,56 Persen Ulama Menerima Konsep Negara Bangsa

0
155

Jakarta Pusat Pengkajian Islam Demokrasi dan Perdamaian PusPIDeP Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengungkapkan sebanyak 71 56 ulama menerima konsep negara bangsa Sementara yang menolak konsep tersebut sebanyak 16 44 Penelitian itu menjadi pembuktian bahwa ulama Indonesia sebagian besar masih cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI Penerimaan ulama terhadap konsep negara bangsa ini sangat tinggi Tapi angka 16 44 persen yang menolak itu kalau dari sisi prosentase tidak dikatakan kecil kata Direktur PusPIDeP Suhadi pada Peluncuran dan Seminar Hasil Penelitian tentang Persepsi Ulama tentang Negara Bangsa Otoritas Negosiasi dan Reservasi di Jakarta Rabu 9 10 2019 Dari aspek karakteristiknya survei ini memperlihatkan ulama di Indonesia yang terbesar berkarakter moderat 34 inklusif 23 33 konservatif 9 33 dan eksklusif 9 79 Sisanya kelompok ulama yang berkarakter progresif berjumlah 4 89 yang radikal berada pada angka 4 dan ekstrem hanya 2 67 Baca juga Ulama dan Umaro Bersatu NKRI AbadiMenurut Suhadi perbedaan tingkat penolakan dan penerimaan juga dapat dilihat dari aspek tiga klaster kota yakni kota metropolitan kota arus utama Islam dan kota dengan minoritas Muslim Tingkat penerimaan terhadap konsep negara bangsa dan turunannya di kota dengan minoritas Muslim memiliki kecenderungan lebih tinggi 26 44 kota metropolitan 22 89 dan kota arus utama Muslim 22 22 Dimensi penerimaan dan penolakan juga dapat dilihat dari aspek empat dimensi Penerimaan yang sangat tinggi ada pada dimensi anti kekerasan penerimaan 92 89 penolakan 7 11 dan pro sistem penerimaan 90 22 penolakan 9 78 Sedangkan penerimaan dalam dua dimensi yang lain terbilang lebih rendah yaitu dimensi toleransi penerimaan 76 44 penolakan 23 56 dan dimensi pro kewargaan penerimaan 69 11 penolakan 30 89 Selain memetakan dimensi penelitian ini juga mengkaji tujuh karakter ulama Persentase ulama terbesar berada dalam karakter moderat 34 inklusif 23 33 eksklusif 9 78 dan konservatif 9 33 Baik ulama yang berada dalam karakter progresif 4 80 maupun radikal 4 berjumlah sedikit Lebih lanjut persentase ulama dengan karakter ekstrem adalah paling kecil yaitu 2 67 Dikutip dari laman nu or id penelitian ini juga menemukan penerimaan terhadap negara bangsa yang bersifat terbatas atau reservatif Reservasi terhadap negara bangsa dan konsep konsep turunannya banyak ditemukan di kategori ulama konservatif dan eksklusif Di antaranya mayoritas ulama menyebutkan persetujuan mereka terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat tak terkecuali kelompok non Muslim namun menunjukkan penolakan yang tinggi terhadap perbedaan di dalam internal agama seperti tidak menyetujui kelompok minoritas Muslim untuk mengadakan perkumpulan di tengah masyarakat Muslim atau menduduki jabatan publik Penelitian yang diselenggarakan pada Agustus hingga Oktober 2018 ini menggunakan metode kuantitatif survei dan metode kualitatif wawancara mendalam Penelitian dilakukan berbasis kelompok yakni kelompok ulama dengan melibatkan 450 responden yang tersebar di 15 kota yaitu Banda Aceh Padang Jakarta Bogor Bandung Surakarta Surabaya Pontianak Banjarmasin Makassar Denpasar Palangkaraya Kupang Manado dan Ambon Masing masing kota 30 responden