Resmikan 9 Gedung Pesantren Dea Malela, Wapres JK: Tuntutlah Ilmu ke Sumbawa

Sumbawa Dulu ada pepatah yang berbunyi tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China Tapi dengan kembali diresmikan sembilan gedung baru Pesantern Modern Dea Malela di Sumbawa Nusa Tenggara Barat NTB Wakil Presiden Wapres Jusuf Kalla JK menggubah pepatah itu menjadi bukan lagi tuntutlah ilmu ke negeri China tapi ke Sumbawa Saya berterimakasih kepada pihak pihak yang ikut membantu memenuhi harapan untuk melengkapi fasilitas pesantren ini sehingga jadi pusat keilmuan dan pengetahuan jadi bukan lagi tuntutah ilmu ke negeri Cina tapi ke Sumbawa kelakar Wapres saat meresmikan sembilan gedung fasilitas Pesantren Modern Internasional PMI Dea Malela di Sumbawa NTB Sabtu 3 8 2019 JK juga meletakan batu pertama untuk empat fasilitas baru pondok pesantren yang berada di kawasan perbukitan arah selatan Sumbawa besar tersebut JK didampingi Gubernur NTB Zulkifliemansyah Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela sekaligus pengasuh PMI Dea Malela Din Syamsuddin Baca Juga Pesantren Tebuireng dan PP Muhammadiyah Kerjasama Buat Film Jejak Langkah 2 Ulama Sejumlah fasilitas yang diresmikan JK merupakan sumbangan berbagai pihak antara lain Gedung Auditorium sumbangan Mayapada Group Asrama Santri Putri sumbangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wisma Ustadz sumbangan PT PLN Persero Perpustakaan Putra sumbangan PT BRI Ada juga Training Centre sumbangan Cheng Ho Multi Culture Education Trust Malaysia Lapangan sepak bola sumbangan PT Sinar Mas Wisma Pendidik Berkeluarga sumbangan PT Paragon Technology dan Innovations Kantin putra tangga penghubung asrama putra ke auditorium sumbangan aksi cepat tanggap dan lapangan futsal JK juga diketahui turut menyumbang gedung untuk rumah untuk kiai pimpinan atau guru bernama Bait Kalla yang sudah diresmikan JK pada Juli 2016 lalu Pada peletakan batu pertama hari ini JK meletakkan batu pertama untuk bangunan asrama putra sumbangan Pendiri Bosowa Corporation Aksa Mahmud gedung kelas sumbangan PT Telkom Indonesia Klinik Rawat Inap sumbangan Lucky Azizah Bawazier dan toko santri sumbangan Aksi cepat Tanggap ACT Baca Juga Pesantren Tempat Samudera Ilmu Bina Generasi Cerdas dan Berakhlakul KarimahKetua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela sekaligus pengasuh PMI Dea Malela Din Syamsuddin mengatakan sejak diresmikan pada 2016 oleh Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu Anies Baswedan PMI Dea Malela mempunyai 320 santri dari berbagai daerah di Nusantara dan Mancanegara Saat ini jumlah siswa SMP di Dea Malela berjumlah 198 putra dan putri Sedangkan siswa SMA Dea Malela sebanyak 106 putra dan putri Dari keseluruhan termasuk di dalamnya santri luar negeri sebanyak 50 orang yang berasal dari Timor Leste Malaysia Thailand Kamboja Filipina dan Rusia Setelah tiga tahun kita ulangi mimpi besar ini sekarang punya 320 siswa baik SMP SMA dan alhamdulilah melahirkan lulusan SMP datang dari berbagai daerah selain Sumbawa Lombok dan NTB tapi dari Jatim Jabar Depok DKI dan juga Aceh juga ada 50 santri dari luar negeri jelas Din

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Fraksi PPP DPRD Banyuwangi Mengusulkan Raperda Bolehkan ASN Poligami dengan Janda

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …