Selama Musim Dingin, Tunawisma di Inggris Bisa Berlindung di Sejumlah Masjid

0
303

Jakarta – Para tunawisma di Inggris bisa berlindung di sejumlah masjid selama musim dingin. Mereka yang tidak punya rumah ini, juga mendapat makanan sehingga merasa hangat dan nyaman saat suhu terasa sangat dingin pada malam hari.

“Kami menyediakan perlindungan pada malam hari bagi yang tidak punya tempat tidur atau perlindungan yang nyaman. Kegiatan ini merupakan bagian dari project Masjids with the Homeless,” tulis Great Barr Muslim Foundation melalui di akun Facebook dikutip dari laman detik.com.

Saat ini, Inggris tengah menghadapi musim dingin yang suhunya bisa sangat menusuk pada malam hari. Para tunawisma berisiko mati kedinginan atau menggunakan cara berisiko demi tetap hangat, misalnya alkohol dan narkoba.

Selama musim dingin, beberapa komunitas muslim di Inggris memimpin inisiatif memberi perlindungan bagi tunawisma. Selain Great Barr Muslim Foundation, ada Al-Suffa Institute yang bekerja sama dengan masjid di wilayah tempat komunitas tersebut berada. Komunitas ini berasal dari Birmingham, London, serta wilayah lain di Inggris.

Berikut beberapa masjid di Inggris yang membuka pintu bagi para homeless

1. Green Lane Mosque, Birmingham

Ide membuka masjid bagi kelompok tunawisma ini berasal dari kepala pelayanan Humayun Saleem, yang sangat khawatir dengan banyaknya jumlah homeless di jalan dalam cuaca yang bisa mencapai minus. Green Lane Mosque and Community Centre kemudian meluncurkan kegiatan untuk menolong tunawisma, yang membutuhkan perlindungan supaya bisa bertahan di cuaca yang sangat dingin.

“Kita bisa melihat para tunawisma terbungkus beberapa lapis baju di jalanan kota Birmingham yang sangat dingin. Mereka harus tidur di jalanan keras dalam suhu yang bisa menyebabkan tubuh membeku. Kami ingin membantu mereka menghindari risiko mati kedinginan dalam kondisi ini,” kata general manager Green Lane Mosque Kamran Hussain dikutip dari Birmingham Mail.

2. Makki Masjid, Manchester

Masjid di Inggris lainnya yang menyediakan perlindungan terhadap tunawisma adakah Makki Masjid yang berlokasi di Manchester. Selain bisa berlindung dari suhu dingin pada malam hari, tunawisma juga mendapat bantuan makanan dan bisa membersihkan diri. Dengan letaknya yang berada di komunitas warga Asia Tengah, maka menu yang tersedia adalah makanan tradisional dari Bangladesh atau Pakistan.

“Suhu di luar sangat dingin dan kami berpikir yang bisa dilakukan untuk menolong para homeless. Namun kadang solusi bagi mereka bukan sekadar atap untuk berlindung pada malam hari. Sebagian dari mereka ada yang mengalami ketergantungan narkoba, korban kekerasan, atau punya gangguan mental. Dalam kondisi ini, mereka perlu bantuan lebih dari sekadar perlindungan melawan suhu dingin,” kata Rabnawaz Akbar yang mewakili Makki Masjid dikutip dari Al Jazeera.

3. Al Manaar, West London

Masjid di London ini untuk kali pertama dalam 8 tahun menyediakan perlindungan untuk tunawisma, yang bekerja sama dengan kelompok West London Mission (WLM). Kelompok WLM tidak hanya bekerja sama dengan masjid, namun agama dan kepercayaan lain yang bersedia membuka rumah ibadahnya bagi kelompok yang membutuhkan. Al Manaar Muslim cultural centre berperan besar membantu tunawisma yang berlindung di masjid tersebut.

Dengan tersedianya bantuan pada tunawisma, maka fungsi masjid tak hanya untuk salat. Masjid bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, lembaga pendidikan, pengembangan ekonomi, atau mencari ketenangan saat kehidupan terasa sangat berat. Masjid tak perlu menutup diri hanya untuk sholat lima waktu dan takut menghadapi masyarakat umum.

4. Masjid di Irlandia

Leeds Grand Mosque, Oldham Mosque, Finsbury Park Mosque, Canterbury Mosque, dan Dublin’s Clonskeagh Mosque adalah masjid di Irlandia yang membuka pintu bagi kelompok tunawisma. Masjid ini adalah bagian dari Islamic Cultural Centre of Ireland yang melaksanakan aksi sosial Crisis sejak Januari 2020 untuk menolong para homeless.

“Kami punya tim keamanan yang bertugas pada malam hari untuk memastikan kenyamanan para tunawisma. Kami juga ada tim maintenance yang menjamin mesin pemanas terus menyala, terutama malam hari saat suhu terasa sangat dingin,” kata kepala bagian kesejahteraan masyarakat Summayah Kenna dari Islamic Cultural Centre of Ireland kepada Dublin’s 98 FM radio.

Sebelumnya dilaporkan Jumlah muslim di Inggris 2019 mencapai 3 juta jiwa yang merupakan terbanyak dalam sejarah. Dikutip dari The Sun, beberapa wilayah di London hampir 50 persen penduduknya beragama Islam. Angka ini merupakan analisa Office for National Statistics (ONS).

Jika tren terus berlanjut, jumlah penduduk Inggris bisa didominasi muslim dalam 10 tahun mendatang. Dalam data yang dirilis ONS untuk 2018/2019 pada Desember 2019, sebanyak 3.194.791 muslim tinggal di Inggris. Sekitar 1/3 dari jumlah tersebut berusia kurang dari 16 tahun.

Inggris menjadi pilihan karena penegakan hukum lebih penting dibanding aturan agama atau kebijakan rahasia. Penduduk dengan berbagai latar belakang mendapat perlakuan yang sama. Mereka wajib taat hukum yang dibuat pemerintah jika ingin hidup di London atau wilayah Inggris lainnya.

Semangat perbaikan inilah yang bisa diambil muslim lain di seluruh dunia dari warga London. Mereka saling bekerja sama menciptakan peluang dan iklim stabilisasi yang lebih baik bagi Inggris.