Ridgefield Memorial High School
Ridgefield Memorial High School

Tak Toleransi Islamofobia, Guru di AS Diskorsing Akibat Sebut Siswa Muslim Sebagai Teroris

Ridgefield – Sebuah sekolah Ridgefield Memorial High School atau setingkat SMA, tidak menolerir apapun tindakan di lingkungan sekolah yang berbau islamofobia. Peraturan pun ditegakkan bila ada kejadian islamofobia di lingkungan sekolah.

Terbukti, Ridgefield Memorial High School akhirnya menskorsing salah satu guru. Keputusan itu diambil karena guru tersebut dituduh telah menyebut siswa Muslim keturunan Arab-Amerika sebagai teroris. Guru tersebut diskorsing sampai waktu yang belum ditentukan.

Dewan Hubungan Amerika-Islam cabang New Jersey (CAIR-NJ) mengungkapkan, peristiwa itu dialami siswa bernama Mohammed Zubi. Ia mengatakan kepada CAIR-NJ, dia meminta perpanjangan waktu untuk pekerjaan rumahnya di kelas matematika.

Namun guru itu justru menyebutnya teroris. Sesaat kemudian, guru itu kembali mengatakan bahwa ia tidak bermaksud menuduh Zubi sebagai teroris. Setelah kedua pihak dipanggil, pihak sekolah menyatakan tidak menoleransi segala bentuk diskriminasi terhadap siswa atau anggota staf sekolah.

“Kami berusaha menciptakan lingkungan inklusif. Kami segera menangguhkan anggota staf yang dimaksud dan melakukan penyelidikan penuh,” bunyi pernyataan sekolah itu dikutip dari laman republika.co.id.

Pihak sekolah sudah melaporkan kejadian ini kepada polisi. CAIR-NJ menyambut baik penyelidikan polisi dan meminta Ridgefield Memorial High School untuk mengambil sejumlah langkah yang tepat untuk ke depannya.

“Kami sangat prihatin dengan tuduhan ini dan mendesak distrik sekolah untuk mengambil tindakan korektif yang tepat menyusul penyelidikan yang cepat dan transparan,” kata Direktur Eksekutif CAIR-NJ Selaedin Maksut.

Maksut mengatakan CAIR-NJ menawarkan pelatihan kepada sekolah Ridgefield bagi para guru dan stafnya untuk membantu memerangi Islamofobia dan intimidasi.

Dilansir North Jersey, Selasa (26/10/2021), insiden yang terkait Islamofobia ini merupakan insiden kedua yang terjadi pada bulan ini. Pada kasus pertama, Polisi Maplewood sedang menyelidiki tuduhan seorang guru secara paksa melepas jilbab seorang siswa kelas dua.

Baca Juga:  Teroris KKB Culik 136 Siswa Sekolah Islam di Nigeria

Guru bernama Tamar Herman menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman. “Pekan lalu saya meminta salah seorang siswa saya untuk mengangkat jilbabnya karena menutupi matanya,” kata Herman yang merupakan guru di SD Seth Boyden, Maplewood.

Namun, pengacara keluarga siswa Robert Tarver mengatakan saksi, yaitu siswa lain menyaksikan guru menarik jilbab.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Dir Cegah BNPT Brigjen R Ahmad Nurwakhid di Universitas Pembangunan Panca Budi

Doktrin Kelompok Radikal Selalu Benturkan Agama dan Budaya, Agama dan Pancasila

Medan – Radikalisme adalah paham yang menjiwai semua aksi terorisme. Mereka selalu mendoktrin, membenturkan agama …

ilustrasi al quran

Khutbah Jumat – Menjalani Kehidupan Dalam Tuntunan Agama

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …