Denpasar Warga lintas agama Bali sepakat menolak segala macam yang berbau khilafah dan radikalisme Penolakan itu dilakukan dalam sebuah aksi yang diikuti 75 warga lintas agama di Patung Catur Muka Denpasar Selasa 9 10 2018 Kami menolak tegas kemunculan khilafah dan radikalisme karena merupakan komunis gaya baru kata koordinator aksi I Made Mudra Selain menolak khilafah dan radikalisme aksi itu juga mensosialisasiakan pengawasan aliran kepercayaan masyarakat PAKEM Kota Denpasar Menurut Mudra di Bali khilafah dan radikalisme tidak akan bisa tumbuh di Bali Kami berkomitmen agar Bali tetap aman dari berbagai gangguan paham paham negatif imbuh Mudra Ia mengungkapkan peserta aksi ini terdiri dari berbagai agama dengan mengenakan pakaian adat Aksi itu juga sekaligus untuk memperkuat hubungan antar pemeluk agama di Bali Dengan demikian segala macam paham yang bertentangan dengan Pancasila akan sulit tumbuh Salah satunya seperti pelakasanaan demo menolak IMF World Bank kemarin di Puputan Renon itu Tapi syukurnya tidak ada mahasiswa yang dari Bali Mereka berasal dari luar Bali takutnya nanti ketika ada masyarakat yang tidak paham akan terjadinyasebuah benturan paparnya Peserta aksi lainnya Haji Mustofa Amin mengatakan sangat mendukung deklarasi di pusat Kota Denpasaritu Menurutnya PAKEM sangat penting ada di Bali untuk mengawasi aktivitas aliran Tugas dan fungsinya untuk pengawasan terhadap paham aliran yang diindikasi menyimpang atau sesat dan menodai menghina merendahkan satu aliran kepercayaanmaupun agama Di samping itu PAKEM untuk memupuk ketentraman dan keharmonisasn kehidupan bermasyarakat imbuhnya

Baca Juga:  Banyak Negara Islam Hancur Karena Mereka Tak Miliki Pancasila

Tinggalkan Balasan