Ummu Ammarah: Wanita Sholehah Yang Wara’ yang Menurunkan Generasi Khalifah

Dialah Ummu Ammarah binti Sufyan bin Abdullah bin Rabi ah al Tsaqafi Hidup di masa Umar bin Khattab menjabat khalifah Saat itu ia hidup bersama ibunya yang menjanda Kehidupannya sangatlah sederhana bahkan bisa dikatakan serba kekurangan Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka menjual susu di pasar Kondisi ini mendidik Ummu Ammarah menjadi sosok wanita yang tabah Ibunya terkadang tidak sabar menjalani tekanan hidup seadanya ini Beruntung ia mempunyai anak yang penyabar sebab anaknya yang wara terhindar dari perangkap kesesatan Pada suatu malam khalifah Umar bin Khattab berjalan untuk melihat langsung keadaan rakyatnya Khalifah kedua setelah Abu Bakar ini mempunyai kebiasaan blusukan sehingga beliau mengetahui secara persis apa masalah yang dialami oleh orang orang yang dipimpinnya Pada malam itulah setelah cukup lama berjalan kaki setelah lelah mulai terasa Khalifah memutuskan untuk beristirahat sejenak Di emperan rumah yang sangat sederhana Tidak ada yang tahu kalau Khalifah Umar bin Khattab sedang melepas lelah di tempat itu Pemilik rumah pun demikian Sang empu rumah ternyata belum tidur karena suara percakapan mereka masih terdengar Khalifah mendengar dengan jelas apa yang dibicarakan oleh dua orang perempuan seorang ibu dan anaknya yang sedang memasak susu untuk dijual esok hari ke pasar Hati penguasa Madinah itu tiba tiba bergetar hebat Ia mendengar perempuan itu berkata pada anaknya untuk mencampur susu yang sedang dimasak dengan air supaya bertambah banyak sehingga keuntungannya juga banyak Tetapi anaknya tidak setuju karena hal tersebut dilarang oleh Khalifah Umar Baca Juga Kisah Kehidupan Zaid bin Haritsah Anak Angkat Rasulullah Ibunya tetap ngotot untuk mencampurnya dengan air karena Khalifah tidak mungkin mengetahui perbuatan mereka Ucapan terakhir anak perempuan dari dalam rumah itulah yang membuat gemetar hati umar Ibu andaipun Khalifah Umar tidak melihat perbuatan kita tapi Allah mengetahuinya Khalifah lalu bergegas meninggalkan rumah yang lebih layak disebut gubuk itu Dengan perasaan iba dan rasa kagum beliau kembali ke rumahnya Setelah sampai di kediamannya percakapan antara anak dan ibu di tempat ia beristirahat masih lekat dalam ingatannya Keesokan harinya beliau memanggil anak sulungnya Ashim Lalu menceritakan pengalamannya tadi malam Beliau meminta kepada anak pertamanya tersebut supaya mencari anak perempuan yang dimaksud Dan menikahinya Ashim lalu menuruti kehendak ayahnya ia mencari rumah yang ditunjukkan oleh ayahnya Tidak butuh waktu terlalu lama putra Khalifah menemukan rumah milik Ummu Ammarah dan ibunya Pada hari berikutnya Ashim melamar wanita shalehah tersebut Pernikahan keduanya berlangsung sederhana Karena walaupun menjabat sebagai khalifah umar bukanlah orang kaya Ia amat sederhana kesejahteraan rakyatnya lebih utama dari diri dan keluarganya Dari pernikahan Ashim dan Ummu Ammarah lahirlah dua orang anak perempuan yang diberi nama Hafsah dan Laila Dikemudian hari Laila lebih dikenal dengan nama Ummu Ashim Ummu Ashim binti Ashim bin Umar bin Khattab masa kanaknya diwarnai suasana ketaqwaan yang diwariskan oleh ibu dan bapaknya Tumbuh sebagai wanita yang cinta pada kebaikan dan senang menuntut ilmu Sifat yang ia miliki sama seperti ibunya jujur dan wara Di bawah bimbingan ayahnya Ummu Ashim menjadi sosok cerdas dan pintar Sampai ia menjadi seorang perawi hadis Inilah anak yang lahir dari seorang ibu yang shaleh zuhud dan wara Ummu Ammarah dinilai oleh Umar sebagai seorang wanita sesuai dengan anjuran Rasulullah Saw Carilah wanita yang terbaik untuk persemaian benih kalian dan nikahilah wanita wanita yang kufu Dari sifat jujur Ummu Ammarah inilah Umar bin Khattab berkeyakinan bahwa wanita ini akan melahirkan seorang anak yang mempunyai sifat dan karakter yang terpuji yang secara genetik menghasilkan keturunan yang memiliki akhlak terpuji Seorang anak yang memiliki sifat mulia seperti ibunya Melihat Ummu Ashim yang berakhlak mulia dan wara seperti ibunya Abdul Aziz bin Marwan memilih ia sebagai pendamping hidupnya Abdul Aziz bin Marwan berasal dari klan Marwan Calon tunggal penerus tahta saudaranya Abdul Malik bin Marwan Dari pernikahan Abdul Aziz bin Marwan dengan Ummu Ashim inilah lahir seorang anak yang bernama Umar bin Abdul Aziz seorang khalifah yang terkenal zuhud bertaqwa dan wara Cucu Ummu Ammarah wanita yang hatinya selalu diliputi ketaqwaan pada Allah Meski hidup serba kesusahan Teladan untuk semua wanita yang mempunyai keinginan supaya anaknya kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah zuhud dan wara Mulailah menjadi Ummu Ammarah Wallahu A lam Nurfati Maulida

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Dari Kelompok “Salawi” ke Kaum Khawarij?

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …