hidup sehat
hidup sehat

3 Gaya Hidup Sehat Ketika Berpuasa

Banyak pakar kesehatan mengatakan bahwa puasa merupakan salah satu proses penyembuhan dan media kesehatan alami yang dapat dilakukan oleh manusia. Dari aktifitas setahun yang cukup konsumtif tanpa aturan, puasa dalam sebulan mampu menjaga ritme dan mengistirahatkan organ pencernaan kita yang selalu diterpa kencang setiap saat.

Puasa merupakan salah satu proses mendetoks tubuh secara alami. Namun dalam menjalankan proses detoks tidak akan maksimal apabila tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat selama waktu puasa. Karena itu kita perlu memperhatikan asupan makanan yang kita makan di waktu sahur dan berbuka.

Bukan hanya pola makan yang perlu diperhatikan, namun juga kita perlu memperhatikan perubahan pola tidur di waktu Ramadhan. Dalam perubahan pola tidur sewaktu Ramadan dapat menyebabkan kita mudah merasa ngantuk, kurang konsentrasi dan produktivitas menurun pada siang hari.

Orang yang menjalankannya akan terbangun dini hari untuk sahur dan tidur malam hari untuk beribadah. Sebulan penuh menjalani rutinitas yang berbeda lama-kelamaan akan memengaruhi kesehatan tubuh secara langsung.

Agar pola tidur tidak berantakan dan tubuh tidak mudah sakit, beberapa hal dapat dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar ketika menjalani ibadah puasa.

Pertama, menjadwal ulang waktu tidur dan menciptakan suasana tidur yang nyaman.

Menjadwal ulang waktu tidur secara teratur, karena waktu sahur tentu akan membuat tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan dengan jadwal yang baru. Karenanya, janganlah memajukan jadwal tidur secara drastis.

Kita bisa mulai memajukan waktu tidur kita sekitar 30 menit dari waktu kebiasaan kita tidur. Karena jadwal tidur akan membantu kualitas tidur. Otak manusia memiliki alarm tersendiri dalam rutinitas tidur kita. Selain itu kualitas tidur kita dapat terjaga dengan rasa nyaman yang ada dalam diri kita.

Baca Juga:  3 Amalan yang Dapat Memperpanjang Umur

Pentingnya suasana nyaman juga tidak bisa diabaikan seperti melakukan relaksasi terhadap tubuh dengan cara membuat lingkungan tidur yang sejuk dan tentram. Memberikan sedikit cahaya ketika kita tidur akan mampu membuat kita cepat terlelap.

Kedua, tidur siang.

Sempatkanlah waktu untuk tidur di siang hari sekitar minimal 15 menit supaya energi dan tingkat kewaspadaan kita kembali meningkat. Dengan melakukan aktifitas tidur siang maka seseorang akan dapat meningkatkan kinerjanya.

Namun perlu diperhatikan, jangan tidur siang terlalu lama, batas maksimal tidur siang adalah 60 menit. Terlalu lama tidur siang akan dapat menyebabkan kita merasa haus saat terbangun. Tidur siang juga bisa menjadi ganti jam tidur malam kita yang terpotong karena sahur.

Ketiga, olahraga secara rutin.

Meski tengah menjalankan puasa, kamu tetap disarankan untuk melakukan olahraga setiap hari, dengan intensitas ringan hingga sedang. Olahraga akan mampu membawa pengaruh positif pada tubuh, seperti menjaga tubuh tetap sehat.

Berkaitan dengan hal tersebut, kamu dapat memilih waktu sebelum berbuka atau setelah berbuka puasa. Tidak disarankan melakukan olahraga pada siang hari di saat sedang melakukan ibadah puasa.

Waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan Ramadan ialah pada saat setelah berbuka. alasannya, setelah berbuka tubuh mendapatkan energinya kembali dari makanan dan minuman, atau beberapa saat menjelang berbuka puasa, di waktu ini tubuh yang lelah akibat berolahraga dapat segera mendapat asupan energi kembali.

Bagikan Artikel

About Inke Indah Fauziah