Perempuan Afghanistan
Perempuan Afghanistan

Taliban: Perempuan akan Menikmati Hak Mereka di Afghanistan di Bawah Hukum Syariah

Jakarta – Taliban menyatakan perempuan akan menikmati hak-hak mereka di Afghanistan di bawah hukum syariah. Syariah merupakan sistem hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat manusia.

Dikutip melalui indiatoday, Selasa (7/9/2021), Taliban menyebut akan meredam segala ketakutan dan tekanan dunia internasional dengan lebih longgar terhadap perempuan.

“Kami akan bekerja keras untuk menegakkan aturan Islam dan hukum syariah. Perempuan akan menikmati hak-hak mereka,” ujar Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Berikut arti hukum syariah bagi wanita di bawah pemerintahan Taliban.

1.Bisakah wanita pergi ke pasar? Mereka bisa. Tetapi selama pemerintahan mereka sebelumnya, Taliban membuat persyaratan dengan mengatakan seorang wanita harus ditemani oleh anggota keluarga laki-laki (anak-anak atau orang dewasa) ketika dia pergi.

2. Bisakah wanita bergaul dengan teman-teman? Taliban secara efektif akan menempatkan wanita untuk berada di rumah dan melarang mereka bergaul dengan teman-teman di luar rumah, tanpa adanya izin atau ditemani oleh anggota keluarga laki-laki ketika dia bergaul dengan temannya di luar rumah.

3. Bisakah wanita bertemu teman pria? Wanita tidak diperbolehkan berinteraksi dengan anak laki-laki di atas 12 tahun atau pria yang bukan keluarga.

4. Apakah perempuan bisa mengenyam pendidikan? Perempuan bisa mendapatkan pendidikan tetapi tidak di sekolah biasa, perguruan tinggi atau madrasah di mana anak laki-laki atau laki-laki juga belajar.

5. Bolehkah wanita menggunakan makeup? Selama pemerintahan mereka sebelumnya, Taliban telah melarang penggunaan riasan termasuk cat kuku oleh wanita.

6. Bisakah wanita bermain musik dan menari? Musik adalah ilegal menurut hukum Syariah. Taliban telah menghukum mereka yang memainkan musik atau menari dengan nada di pesta-pesta.

7. Bisakah wanita bekerja di kantor? Taliban telah mengatakan perempuan akan diizinkan untuk bekerja. Namun laporan dari Afghanistan mengatakan para bankir dan pegawai kantor publik dikawal oleh Taliban dalam perjalanan pulang. Mereka diberitahu bahwa kerabat laki-laki mereka bisa mulai bekerja di tempat mereka.

Baca Juga:  Mualaf Setelah Ditahan Taliban, Jurnalis Perempuan Inggris Ini Bantah Dicuci Otak

8 Apakah wajib memakai burqa (pakaian yang menutupi seluruh tubuh)? Ya, menampilkan kecantikan tidak diperbolehkan menurut hukum Syariah. Taliban menetapkan bahwa anak perempuan di atas delapan tahun harus mengenakan burqa atau pakaian yang menutupi seluruh tubuh ketika menemani anggota keluarga laki-laki atau ketika mereka berinteraksi dengan orang luar di rumah.

9. Bagaimana seharusnya wanita berbicara? Selama rezim Taliban sebelumnya, telah ditentukan bahwa wanita harus berbicara dengan suara yang tidak terdengar oleh orang asing baik dalam pertemuan wanita atau di depan umum.

10. Bisakah wanita memakai sepatu hak tinggi? Mengenakan sepatu hak tinggi dilarang oleh Taliban, yang menetapkan bahwa wanita harus berjalan sedemikian rupa sehingga tidak ada pria yang mendengar langkah kakinya.

11. Bisakah wanita duduk di balkon? Di bawah pemerintahan Taliban, wanita tidak diizinkan untuk terlihat di balkon rumah mereka.

12.Bisakah wanita melakukan pemodelan apa pun? Memfilmkan atau menampilkan gambar wanita di mana saja termasuk di surat kabar, buku atau poster dilarang di bawah pemerintahan Taliban.

13. Apa yang mungkin terjadi jika seorang wanita melanggar hukum syariah? Taliban melakukan hukuman teladan untuk pelanggaran hukum syariah. Perempuan, dalam aturan sebelumnya, dijatuhi hukuman penghinaan publik, cambuk dan rajam sampai mati untuk berbagai kejahatan di bawah hukum syariah. Namun, hukuman untuk setiap pelanggaran akan berbeda-beda.

Pemberlakuan aturan ini sekaligus menjadi bukti ketakutan perempuan Afghanistan terhadap pemerintahan Taliban. Sebelumnya, para perempuan Afghanistan melakukan protes terkait hak-hak mereka yaitu hak pekerjaan, pendidikan, dan hak keamanan. Dengan aturan ini, dipastikan perempuan AFghanistan akan kembali terkekang dengan aturan ketat Taliban dengan segala resiko hukumannya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri

Peringati Hari Santri, PWNU DKI Jakarta Salurkan Beasiswa 200 Santri

JAKARTA  – Akar historis Hari Santri adalah tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim …

Pondok pesantren

Pesantren Berperan Besar Sebarkan Ajaran Islam ke Seantero Nusantara

Jakarta – Pesantren berperan besar dalam memperkuat pendidikan Islam dan generasi bangsa. Melalui pesantren juga, …