5 doa
berdoa

5 Doa yang Wajib Diutamakan Menurut Rasulullah (1) : Mintalah Hidayah dan Ampunan

Berdoa merupakan salah satu perintah Allah langsung kepada hambaNya. Seperti halnya shalat, zakat, puasa dan lain sebagainya. Sebagaimana firman Allah dalam al-Quran:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. ghafir: 60)

Sesuai ayat di atas, konsekuensi perintah Allah yang tak dikerjakan ialah dosa dan siksa. Sebab, hamba yang tidak berdoa/ meminta kepada Allah itu sama saja ia sombong. Dan sombong adalah sifat yang begitu dibenci oleh Allah. Karena bagaimanapun tak ada salah dan ruginya kita berdoa. Malah seorang hamba yang berdoa terlepas dikabulkan atau tidaknya, itu akan mendapatkan ganjaran pahala.

Jangan khawatir, perkara dikabulkan atau tidaknya doa, itu haknya Allah. Toh Allah sudah berjanji bahwa Ia akan memperkenankan doa hambaNya yang ‘bersungguh-sungguh’. Perlu diingat, seorang hamba ketika sudah berdoa berarti ia sudah menunaikan ibadahnya. Bukankah seorang hamba yang hidup hanya dituntut untuk beribadah kepada Allah?

Berdoa termasuk ibadah yang mudah dan gratis. Dimanapun dan kapanpun seorang hamba boleh berdoa. Memang ada tempat dan waktu yang mustajab untuk berdoa. Namun itu tak akan dijelaskan dalam tulisan ini. Yang akan dijelaskan dalam kesempatan kali ini ialah apa sebaiknya isi doa seorang hamba kepada Tuhannya, Allah?

Tentu banyak orang yang berpendapat, mintalah apa yang diinginkan atau dibutuhkan. Lantas apa yang harus diprioritaskan terlebih dahulu saat seorang hamba berdoa? Karena jika semua keinginan seorang hamba itu diucapkan semua, itu tak efisien dan mungkin tak elok ketika isi doa seorang hamba hanya melulu soal duniawi.

Baca Juga:  Amalan Bertemu Rasulullah dalam Mimpi

Dalam hal ini, seorang hamba saat akan berdoa juga harus ingat doa-doa yang menurut Rasulullah SAW perlu didahulukan dari pada hal-hal yang lain. Setidaknya ada 5 doa yang masuk skala prioritas, yang menurut Rasulullah sangat penting dimintakan kepada Allah. 5 Doa tersebut adalah:

1.     Doa Minta Hidayah

Hendaknya seorang muslim meminta hidayah (petunjuk) kepada Allah menuju jalan yang dikehendaki olehNya. Mintalah selalu petunjuk setiap berdoa. Perlu diingat bahwa hidayah merupakan anugerah yang sangat mahal. Tak semua hamba bisa mendapatkannya. Karena hidayah itu ada di tangan Allah azza wa jalla. Sebagaimana dalam hadits Qudsi Allah ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ

“Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua sesat, kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku akan memberikannya kepada kalian.” (HR. Muslim)

Allah memang Tuhan yang maha pengasih lagi penyayang. Ia mengajari (memerintahkan) seorang hamba untuk meminta petunjuk di setiap rakaat shalatnya. Jadi ini bukti Allah menginginkan hambanya untuk selalu berdoa minta hidayah, maka sangat rugilah hamba yang tak sholat Yang dimaksud ialah firman Allah ta’ala dalam surat al-Fatihah ayat:6

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus.”

Dalam hal ini, doa yang sering dipanjatkan oleh Nabi ialah,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, keterjagaan, dan kekayaan” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan yang lainnya).

Setelah diberi hidayah melaksanakan keimanan dan keimanan, lalu doa yang perlu dipanjatkan lagi agar hidayah Allah terus menanungi diri ialah berdoa untuk menetapkan hati. Doa rasulullah SAW ialah sebagai berikut,

Baca Juga:  Inilah Doa Ketika Menjumpai Lailatul Qadar

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. At-Tirmidzi, Imam Ahmad dan Al-Hakim. Lihat Shahih Sunan At-Tirmidzi).

2.     Doa Minta Ampunan

Seorang hamba pastilah pernah memiliki kesalahan dan kelupaan yang membuatnya berdosa. Karena memang ia diciptakan seperti itu. Oleh karenanya doa kedua yang wajib dipanjatkan ialah memohon ampunan kepada Allah dari dosa-dosa yang dilakukannya. Sebab Allah-lah satu-satunya Dzat yang maha mengampuni dosa seluruhnya bagi siapa yang memintanya dan kemudian bertobat dengan sungguh-sungguh. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

“Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa: 110)

Dalam hadits qudsi Allah ta’ala berfirman,

 يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلَا أُبَالِي يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِي يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِي لَا تُشْرِكُ بِي شَيْئًا لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً .

“Wahai anak Adam! Sungguh selama engkau berdoa kapada-Ku dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni semua dosa yang ada pada engkau, dan Aku tidak peduli. Wahai, anak Adam! Seandainya dosa-dosamu sampai setinggi awan di langit, kemudian engkau memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni dan Aku tidak peduli. Wahai, anak Adam! Seandainya engkau menemui-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian menemui-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan Aku sedikit pun, tentulah Aku akan memberikan pengampunan sepenuh bumi’.” (HR. at-Tirmidzi)

Baca Juga:  5 Macam Doa Nabi Muhammad Saw Untuk Orang Sakit

Di antara doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah sebelum beliau bangkit dalam sebuah majlis. Terhitung sebanyak seratus kali Rasulullah mengucapkan. Doa minta ampunan yang Rasulullah panjatkan tersebut ialah

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُورُ

“Wahai, Rabbku! Ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha penerima taubat lagi Maha pengampun.”(HR Ahmad dalam Musnad-nya 2/21, Abu Dawud dan at-Tirmidzi)

Bagikan Artikel ini:

About M. Alfiyan Dzulfikar

Avatar of M. Alfiyan Dzulfikar

Check Also

penyebab doa tidak terkabulkan

4 Penyebab Doa Tidak Terkabulkan Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

Doa itu termasuk salah satu ibadah yang sakral, namun unik. Sakralnya, dengan doa kita seakan …

mempelajari sejarah nabi

Faedah-Faedah Mempelajari Sejarah Nabi Muhammad SAW

Mempelajari sejarah adalah upaya untuk mengetahui apa saja yang ada pada waktu lampau tertentu. Misalnya …