Al Quran Panduan & Petunjuk Bagi Sains

Depok Al Quran merupakan panduan dan petunjuk dalam ilmu pengetahuan sains Hal itu dikatakan fisikawan Prof Terry Mart pada seminar Al Quran Before Technologies pada Universitas Indonesia Islamic Book Fair UIIBF 2018 di Balairung UI Depok Rabu 21 11 2018 Di dalam Al Quran banyak terdapat tanda tanda sunnatullah hukum alam yang mengajak orang untuk berpikir jelas dia di Balairung UI Depok Rabu 21 11 Misalnya dahulu guru mengajarkan bahwa babi haram dengan alasan sains Bahwa di dalam daging babi banyak mengandung cacing pita Tetapi ternyata dibuktikan cacing pita dapat dibersihkan Saat ini penelitian membuktikan bahwa DNA babi dekat dengan DNA manusia meski DNA paling dekat dengan manusia adalah simpanse Sehingga banyak eksperimen transplantasi pun banyak dilakukan menggunakan DNA babi Pemikiran saya ketika seseorang memakan sesuatu yang memiliki DNA yang mirip dengan dirinya maka dapat dianggap sebagai kanibal jelas Terry dikutip dari republika co id Dampak dari kanibal secara teori evolusi adalah sulitnya mereka untuk berkembang sehingga mengakibatkan kepunahan pada akhirnya Terry juga menjelaskan contoh lain dari Al Quran yang menjadi petunjuk bagi orang yang berpikir Di dalam Al Quran terdapat ayat sunnatullah hukum alam tetang pergantian siang dan malam Baca juga Berbahaya Bila Al Quran Ditafsirkan Sembarang OrangBagi orang yang berpikir tentu mereka akan mencari secara logis bagaimana siang dan malam dapat muncul bergantian Tentu mereka akan mengamati benda benda langit yang menjadi petunjuk tanda tanda alam tersebut Sebagai peneliti Fisika nuklir Terry berusaha untuk menjadi ilmuwan yang sejalan dengan keyakinannya sebagai Muslim Banyak buku buku yang dipelajarinya untuk menambah keimanannya sebagai seorang ilmuwan Tiga buku yang menjadi favoritnya adalah buku Bible Quran and Sains Modern tulisan Maurice Bucaille Buku ini menjelaskan bahwa tidak ada kontradiksi antara Islam dan ilmu pengetahuan modern Kedua buku Perjuangan Melawan Ortodhoksi dalam Islam karangan Abdus Salam Dia menyebut rel agama dan rel sains berjalan di jalan berbeda Abdus Salam bersama Steven Weinberg merupakan penerima nobel Fisika Karyanya pada penemuan persatuan lemah dan interaksi elektromagnetik antara unsur dasar termasuk inter alia perkiraan arus netral lemah Abdus Salam merupakan seorang Muslim yang semakin bertambahnya usia semakin bertambah keimanannya Namun Weinberg fisikawan Amerika yang sebenarnya Yahudi menjadi Atheis karena pemikirannya Ini membuktikan bahwa agama apapun sains terlepas dari agama Rel mereka terpisah meskipun satu kali dapat bertemu tetapi jika bercampur maka akan ada masalah ujarnya Tetapi Terry tidak berhenti dalam kedua buku tersebut Dia melanjutkan perjalanan membaca pada buku ketiga dari seorang ilmuwan Timur Tengah yang menyebut bahwa dalam menginterpretasikan Al quran itu berlapis lapis Lapis pertama dilakukan oleh orang awam secara harfiah Sedangkan lapis kedua dilakukan oleh peneliti yang menggiatkan pada aktivitas ilmuwan Buku ketiga inilah yang membuat saya yakin bahwa sains dan agama dapat berjalan beriringan karena Al Quran merupakan sebuah panduan untuk sains pungkas dia

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Corona Masih Mewabah, Profesor Universitas Notre Dame Sarankan Ibadah Haji Ditangguhkan

About Islam Kaffah

Check Also

khilafiyah

Menyoal Khilafiyah : Kenapa Dalilnya Sama, Tetapi Hukumnya Beda?

Kata Ibnu Qayyim al Jauziyyah dalam kitabnya al Sawa’iq al Mursalah, “Terjadinya perbedaan di kalangan …

Ustad Adi Hidayat

Soal Adi Hidayat dan Imam al Zuhri : Kasus Sama, Endingnya Beda

Adi Hidayat kembali berulah. Setelah sebelumnya menyatakan doa iftitah tidak ada dalil hadisnya, kali ini …