ketua majelis ulama indonesia mui bidang fatwa asrorun niam
ketua majelis ulama indonesia mui bidang fatwa asrorun niam

Angka Covid- 19 Menurun, MUI Tegaskan Umat Bisa Rapatkan Shaf Sholat

JAKARTA — Kasus Covid- 19 pada pekan-pekan ini memperlihatkan tren penurunan angka keterpaparan, sehingga pemerintah mengeluarkan Surat Edaran (SE) melonggarkan pergerakan masyarakat melalui darat, laut dan udara dengan tidak melampirkan hasil test PCR maupun Antigen bagi yang telah melakukan vaksinasi.

Mencermati keputusan pemerintah tersebut, Majelis Ulama Indonenesia (MUI) melalui KH. Asrorun Niam meminta umat muslim untuk merapatkan kembali shaf shalat karena mengikuti tren penurunan angka kasus Covid- 19.

“Dengan demikian, aktivitas ibadah sholat jamaah juga dapat dilaksanakan dengan merapatkan shaf, tanpa berjarak,” kata Asrorun Niam Sholeh seperti dikutip dari laman Republika, Kamis (10/3).

Asrorun mengatakan, fatwa tentang kebolehan perenggangan shaf ketika sholat, itu merupakan rukhshah atau dispensasi karena ada udzur mencegah penularan wabah. Dengan melandainya kasus serta adanya pelonggaran aktifitas sosial, termasuk aturan jaga jarak di dalam aktifitas publik, maka udzur yang menjadi dasar adanya dispensasi sudah hilang.

“Dengan demikian, sholat jamaah kembali pada aturan semula, dirapatkan. Merapatkan shaf saat berjamaah dengan tetap menjaga kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Bidang Fatwa MUI ini menjelaskan, demikian juga aktifitas pengajian di masjid dan perkantoran dapat kembali dilaksanakan dengan tetap disiplin menjaga kesehataan. Untuk itu, tambah Niam, umat Islam diminta mengoptimalkan persiapan pelaksanaan Ibadah Ramadhan dengan khusyu’ dan semarak, tetapi tetap disiplin dalam menjaga kesehatan.

“Sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Ramadhan, untuk itu umat Islam perlu mempersiapkan diri lahir bathin sebaik-baiknya,” katanya.

Menurutnya, Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan syiar keagamaan serta membangun solidaritas sosial. Dia mengajak optimalkan syiar Islam.

“Kita optimalkan syiar tetapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” katanya.

Baca Juga:  Innalillahi Wainnailahirojiun Cendikiawan Muslim Prof. Dr. Azyumardi Azra Wafat Di Malaysia

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

raker penyelenggaraan ibadah haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Minta Santri Semangat Menuntut Ilmu Dan Lawan Kebencian Terhadap Santri Dengan Prestasi

Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada para santri untuk terus menuntut ilmu secara sungguh-sungguh, …

Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama BNPT dan UMY

Cegah Virus Radikal Terorisme di Sekolah, BNPT Perkuat Moderasi Beragama Guru SMA/SMK se-DIY

Yogyakarta – Generasi Z dan generasi milenial antara usia 14-39 tahun menjadi generasi yang paling …