buah takwa
ramadan

Apa Buah Takwa sebagai Tujuan Puasa Ramadan?

Allah menunjukkan tujuan Ramadan dalam Surat Al Baqarah Ayat 183 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ١٨٣

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”.

Apa sebenarnya kistimewaan takwa sebagai buah dari ibadah puas. Dalam al-Quran diterangkan beberapa pengertian takwa. Takwa secara bahasa adalah bentuk mashdar dari kata ittaqa yang berarti “menjaga diri dari segala yang membahayakan”. Sementara secara syar’i kata takwa memiliki pengertian “menjaga diri dari segala perbuatan dosa dan meninggalkan segala yang dilarang Allah dan melaksanakan segala yang diperintahkannya, (Quraish Shihab, Ensiklopedia Al-Qur;an).

Kata takwa disebut sebanyak 258 kali dalam berbagai bentuk dan dalam berbagai konteks yang beragam baik sebagai gambaran tujuan, keadaan, sifat yang harus dimiliki, perintah bertakwa dan lainnya. Namun, secara umum pengertian takwa berarti suatu sifat, sikap dan tindakan untuk menghindari diri dari dosa dan keburukan. Takwa membentuk pribadi yang takut kepada Allah dengan mendorong umat untuk selalu mematuhi semua perintah dan menjauhi segala laranganNya.

Takwa sebagai ukuran masih terlalu abstrak dalam kehidupan. Apakah memang buah takwa hanya bisa dilihat dalam kehidupan akhirat? Apa yang bisa dilihat dari indikasi seseorang meraih title takwa sebagai hasil Ramadan.

Orang yang bertakwa, menurut Quraish Shihab dapat dilihat dari beberapa tanda kelebihan yang diberikan Allah tidak hanya di akhirat tetapi juga di dunia.  Pertama, dimudahkan ketika ada kesulitan ( QS Ath-Thalaq : 2). Kedua, dimudahkan segala urusannya (QS: Ath-Thalaq : 4). Ketiga, dilimpahkan berkah dari langit dan bumi (QS al-A’raf 96). Keempat, diberikan furqan yakni petunjuk untuk membedakan yang hak dan batil (QS Al-Anfal 29). Kelima, diampuni dan dihapus segala dosanya (QS al-Hadid 28).

Dari lima ciri-ciri tersebut bisa dilihat siapa orang yang bertakwa yang sudah mendapatkan berkah Ramadan. Orang yang bertakwa akan selalu dimudahkan urusan baik persoalan dunia apalagi urusan akhirat. Semoga kita termasuk orang yang meraih gelar takwa tersebut.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Polisi Norwegia larang aksi pembakaran Alquran

Tak Ingin Seperti Swedia, Kepolisian Norwegia Larang Aksi Bakar Alquran

Oslo – Langkah preventif dilakukan kepolisian Norwegia menyikapi rencana aksi bakar Alquran seperti yang terjadi …

Menkopolhukam Mahfud MD berikan kuliah umum di Universitas Ibrahimy Pondok Pesantren Salafiyah Safiiyah Situbondo

Waspada Radikalisme, Guru Ngaji Wajib Pegang Teguh Ajaran Agama dan Tak Terpancing Paham Radikal

Sumenep – Guru agama berperan penting dalam mencegah penyebaran radikalisme. Karena itu, guru agama atau …

escortescort