rekam jejak abu hanifah
rekam jejak abu hanifah

Awal Mula Kefakihan Imam Abu Hanifah

Dikisahkan dalam kitab Tarikh Baghdad, ketika sudah menginjak usia muda, ia mendapatkan nasihat dari salah seorang ulama untuk beralih profesi sebagai seorang pembelajar yang serius, karena terlihat ada potensi besar di dalam diri Abu Hanifah. Dan ketika dibuktikan, hasilnya pun gemilang seperti halnya masih terkenang hingga saat ini.


Abu Hanifah merupakan pencetus mazhab Hanafi yang masih sangat populer hingga saat ini. Ia keturunan Persia yang lahir di Kufah pada tahun 80 H dan meninggal pada tahun 150 H dikenal sebagai peletak perumusan Fiqih pertama kali. Selain juga sangat pandai berargumen, sampai-sampai diakui oleh Imam Malik bin Anas, seandainya diajak berdiskusi, tiang masjid pun bisa jadi emas. Disebabkan karena sangat kayanya referensi yang dimiliki.

Namun akan jadi unik ceritanya jika melihat kembali rekam jejak Abu Hanifah yang semula sebagai seorang saudagar yang gemar mondar-mandir di pasar lalu jadi ahli Fiqih yang sangat mumpuni. Dikisahkan dalam kitab Tarikh Baghdad, ketika sudah menginjak usia muda, ia mendapatkan nasihat dari salah seorang ulama untuk beralih profesi sebagai seorang pembelajar yang serius, karena terlihat ada potensi besar di dalam diri Abu Hanifah. Dan ketika dibuktikan, hasilnya pun gemilang seperti halnya masih terkenang hingga saat ini.

Sebelum Abu Hanifah menekuni bidang Fiqih, ia lebih dulu menalar kritis tentang spesifikasi ilmu apa yang harus ditekuni. Tanpa gusar ia tanya kepada banyak ulama, “Apa akibatnya jika saya pelajari Al-Qur’an?” Para ulama yang ditanya pun memberikan jawaban, “Jika nanti kamu duduk di masjid dan kamu ajarkan kepada para pemuda, kemungkinan nanti akan ada yang lebih hafal darimu atau yang setara denganmu sehingga kepemimpinanmu pun akan sirna.”

Baca Juga:  Kisah Abu Hatim Ar-Razi Menjual Bajunya agar Dapat Menuntut Ilmu

Lalu Abu Hanifah lanjut bertanya, “Bagaimana kalau saya ambil bidang Hadis? Dengan menuliskannya sehingga di muka bumi ini tidak ada yang banyak hafalan hadisnya melebihi saya?” Para ulama yang ditanya pun menasihati jika dengan modal hafalan hadis, suatu saat kalau sudah lanjut usia dan tubuhnya menjadi lemah ketika menyampaikan di hadapan para remaja dan murid-muridnya tidak ada jaminan untuk tidak salah sehingga rentan dituduh sebagai pendusta dan justru akan menjadi aib bagi dirinya.

Pertanyaan pun beralih, “Bagaimana kalau saya pelajari gramatika bahasa Arab?” Para ulama yang ditanya menjawab, “Jika kamu gunakan untuk mengajar, maka penghasilanmu paling banyak dua atau tiga dinar, dan tidak ada dampak buruk bagimu.” Masih tidak puas dengan pilihannya, ia pun mengajukan pendapat jika seandainya ia pelajari sastra, syair bahasa Arab dan apa yang akan ia dapat.

Pertanyaan itu juga dijawab, “Dengan syair, jika kamu gunakan untuk memuji ini maka akan mendapatkan hadiah, atau akan dinaikkan di atas kendaraan atau diberi pakaian. Namun jika tidak diberikan imbalan apa-apa kamu akan cenderung menyindirnya, sehingga rentan menuduh wanita baik-baik berbuat tidak senonoh.” Mendengar jawaban itu, Abu Hanifah mengurungkan niatnya kembali. Dan beralih pertanyaan bagaimana kalau dia mempelajari teologi dan dampak apa yang akan didapatkan.

Para ulama yang ditanya memberikan penjelasan jika para teolog cenderung masuk ke dalam paham yang menyimpang, sehingga tidak lepas dari tuduhan zindiq. Akibatnya akan dibunuh atau dibiarkan bebas menjadi orang yang tercela. Mendengar nasihat itupun, Abu Hanifah segera mengajukan pilihannya yang lain, yaitu bagaimana kalau ia ambil spesifikasi di bidang Fiqih, dan dampak apa yang ia dapatkan.

Baca Juga:  Inilah Agama Nabi Muhammad Sebelum Menerima Wahyu

Ia pun diberikan jawaban, “Dengan ilmu Fiqih, kamu akan mendapat pertanyaan dari banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat, sehingga kamu diangkat menjadi hakim meski usiamu masih muda.” Atas jawaban itu membuat Abu Hanifah memutuskan untuk menekuni Ilmu Fiqih sampai alim.


Khoirul Anwar Afa, Penulis adalah Dosen Fakultas Ushuluddin PTIQ Jakarta

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

haji 1

Arab Saudi Tangkap 15 Orang Penjahat Haji

Riyadh – 15 orang penjahat haji ditangkap otoritas keamanan Kerajaan Arab Saudi jelang puncak pelaksanaan …

Ikrar setia NKRI Khilafatul Muslimin Lampung Selatan

Ikrar Setia NKRI, Jamaah Khilafatul Muslimin Lampung Selatan Ngaku Tobat dan Lebih Tenang

Lampung Selatan – Terbongkarnya kedok Khilafatul Muslimin (KM) yang menyebarkan ideologi khilafah yang bertentangan dengan …