23850a9e f186 4383 a17d d51c1049b3bc 43
23850a9e f186 4383 a17d d51c1049b3bc 43

Begini Isi Surat Pemimpin Hamas ke Jokowi di Tengah Israel-Palestina Panas

Gaza – Situasi di Palestina semakin memprihatinkan ditengah gempuran militer Israel, puluhan bahkan ratusan korban sipil dari pihak Palestina telah berjatuhan akibat serangan membabibuta, serangan bom serta roket terus berdesingan ditanah Gaza. Konflik berkepanjangan antara Palestina-Israel yang tidak kunjung reda ditambah sikap sebagaian negara yang masih ambigu untuk berada digaris Israel maupun Palestina.

Pemimpin salah satu faksi (kelmpok) di Palestina yang cukup besar dan berpengaruh yaitu Hamas berjanji untuk terus memberikan perlawanan terhadap kesewang-wenangan pihak Israel, perlawanan yang dilakukan selain dengan mengangkat senjata juga mencari dukungan ke berbagai negara terdekat dan negara sahabat untuk penyelesaian konflik.

Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak bisa dilepaskan dari Palestina, karena pada era kemerdekaan Palestina menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan, sehingga tidaklah mengherankan pemimpin Hamas, Haniyeh berkirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk meminta dukungan.

Surat itu dikirim Haniyeh kepada Jokowi pada Selasa (18/5) lalu. Melalui surat itu, pimpinan militan Palestina itu meminta Jokowi untuk memobilisasi dukungan umat Islam dan internasional terhadap Palestina.

“Kami meminta Anda untuk segera bertindak dan memobilisasi dukungan Arab, Islam dan internasional, dan untuk mengambil sikap yang jelas dan tegas untuk mewajibkan pendudukan Israel segera menghentikan agresi dan terornya di Jalur Gaza,” kata Haniyeh dalam suratnya, dilansir Anadolu Agency dan detikcom, Kamis (20/5/2021).

Haniyeh meminta Jokowi untuk menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap warga Palestina di Yerusalem. Dia juga meminta Jokowi untuk menyerukan dihentikannya pengusiran paksa dan diskriminasi rasial terhadap warga Palestina.

“Termasuk skema Yudaisasi, permukiman, pengusiran paksa dan diskriminasi rasial, dan mencabut semua keputusan yang menargetkan pintu gerbang dan lingkungannya, terutama lingkungan Sheikh Jarrah,” lanjutnya.

Baca Juga:  MUI Kecam Tindakan Keji Israel Terhadap Jamaah Masjidil Aqsha

Selain itu, Haniyeh juga meminta Jokowi untuk menyatukan dukungan internasional guna mendesak Israel mundur dari Masjid Al-Aqsa, termasuk menghentikan kekerasan terhadap para jemaah serta memberikan hak mereka beribadah di masjid tersebut.

“Semoga Tuhan memberkati dan mengaruniakan kesuksesan, dan untuk kemajuan Indonesia lebih lanjut,” kata Haniyeh.

Ini bukanlah surat pertama yang dikirim Hamas kepada Jokowi. Pada 10 Mei 2021 lalu, Haniyeh juga pernah mengirimkan surat ke Jokowi. Haniyeh saat itu mencari dukungan dan menyerukan umat Islam untuk berdiri bersama melawan agresi Israel di akhir bulan suci Ramadhan.

Juru bicara Presiden Fajdroel Rachman hingga kini belum menanggapi pertanyaan terkait surat tersebut.

Untuk diketahui, konflik antara militan Palestina Hamas dengan Israel masih terus memanas. Serangan demi serangan terus dilancarkan keduanya.

Hingga sore tadi waktu setempat, setidaknya 200 warga Palestina tewas akibat gempuran Israel. Dari 200 warga yang tewas itu, 65 di antaranya anak-anak. Lebih dari 1.620 warga juga dilaporkan terluka dalam serangan Israel ke Palestina sejak 10 Mei.

Sementara itu, dari sisi Israel, 12 warga Israel dilaporkan tewas dalam tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

20210923170611

Taliban Akan Kembali Berlakukan Hukum Potong Tangan

KABUL – Pasca berhasil menguasai Afganistan, Taliban selalu menjadi perbincangan, berbagai spekulasi dan analisis diutarakan oleh …

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di depan Majelis Umum PBB

Turki di Garis Terdepan Perang Melawan Islamofobia

New York – Turki siap mengambil peran utama dalam berperang melawan Islamofobia di komunitas internasional. …