presiden turki recep tayyip erdogan berbicara setelah rapat kabinetnya
presiden turki recep tayyip erdogan berbicara setelah rapat kabinetnya

Berbakti Kepada Orangtua, Presiden Erdogan Selalu Cium Kaki Sang Ibunda

ISTANBUL – Seorang ibu tidak hanya melahirkan setelah selama 9 bulan mengandung, namun juga tempat ternyaman bagi seorang anak, ibu pula yang menjadi sekolah awal dari seorang anak, tumpahan kasih sayang megalir melalui tiap tetesan asi dan belaian menjelang tidur, maka tidaklah mengherankan dalam sebuah hadist disebutkan sorga berada dibawah telapak kaki ibu.

Mencium kaki seorang ibu pada zaman sekarang, mungkin sudah merupakan pemandangan yang jarang sekali ditemui, namun tidak demikian bagi Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Erdogan kerap mencium kaki sang ibunda karena dia percaya ada bau surga di sana.

Dikutip dari laman republika.co.id Kamis (12/8). Cerita ini muncul pada akhir November 2014 saat Erdogan menghadapi kritik kaum feminis Turki. Erdogan saat itu telah dituduh melakukan diskriminasi terhadap gender tertentu setelah terang-terangan menyatakan bahwa perempuan tidak sama dengan laki-laki. 

Dia mengklaim pendapatnya itu ditolak kaum feminis di Turki.

Erdogan mengatakan perbedaan biologis berarti perempuan dan laki-laki tidak bisa melayani fungsi yang sama. Dia menambahkan pekerjaan manual tidak cocok untuk sifat halus perempuan.

Sontak saja, komentarnya itu memicu badai kontroversi di Twitter. Bahkan, salah satu perempuan pembaca berita televisi yang terkenal di Turki langsung mengambil langkah yang tidak biasa dengan mengutuk pernyataan Erdogan.

“Agama kami (Islam) telah menetapkan posisi bagi perempuan: keibuan,” kata Erdogan pada pertemuan puncak Keadilan bagi Perempuan di Istanbul dilansir the Guardian, Selasa (25/11/2014). Dia berbicara kepada hadirin, termasuk putrinya sendiri Sumeyye.

“Beberapa orang bisa memahami hal ini, sementara yang lain tidak bisa. Anda tidak dapat menjelaskan hal ini kepada feminis karena mereka tidak menerima konsep ibu,” kata pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) tersebut.

Baca Juga:  Yunani dan AS Protes Keras Hagia Sophia Dijadikan Masjid, Erdogan: Ini Kedaulatan Turki Titik

Erdogan mengingatkan kembali bahwa ketidaksamaan perempuan dan laki-laki lantaran Islam meninggikan kaum perempuan sebagai ibu. Karena itu, ia gemar mencium kaki ibundanya lantaran sesuai hadits bahwa surga di telapak kaki ibu.

“Saya akan mencium kaki ibu saya karena mereka berbau surga. Dia akan melirik malu-malu dan kadang-kadang.”

Erdogan melanjutkan, “Ibu adalah sesuatu yang lain.” Karena itu, perempuan dan laki-laki tidak bisa diperlakukan sama “karena bertentangan dengan hukum alam”.

“Karakter mereka, kebiasaan dan fisik yang berbeda … Anda tidak dapat menempatkan seorang ibu menyusui bayinya pada pijakan yang sama dengan laki-laki.” “Anda tidak dapat membuat perempuan bekerja di pekerjaan yang sama dengan pria, seperti dalam rezim komunis. Anda tidak bisa memberi mereka sekop dan memberitahu mereka untuk melakukan pekerjaan mereka. Hal ini bertentangan dengan sifat halus mereka.”

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

20210923170611

Taliban Akan Kembali Berlakukan Hukum Potong Tangan

KABUL – Pasca berhasil menguasai Afganistan, Taliban selalu menjadi perbincangan, berbagai spekulasi dan analisis diutarakan oleh …

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di depan Majelis Umum PBB

Turki di Garis Terdepan Perang Melawan Islamofobia

New York – Turki siap mengambil peran utama dalam berperang melawan Islamofobia di komunitas internasional. …