THR
THR

Budaya THR, Jangan Nistakan Diri dengan Meminta-minta

Yang biasa terjadi menjelang hari raya Idul Fitri banyak orang berburu Tunjangan Hari Raya (THR). Kalau ia seorang ASN yang memang memiliki jatah THR tidak masalah karena memang menjadi haknya. Atau buruh perusahaan yang juga ada jatah dari kantor tempat bekerja juga tidak masalah.

Tetapi, kalau mendatangi pejabat, bos-bos, lalu ia berkata, “Pak minta jatah THR”, atau menelpon bos, “Bos ada jatah THR gak?. Dengan terpaksa yang diminta menyiapkan selembar dua lembar uang nominal seratus. Ini memalukan. Sebab pada dasarnya perbuatan seperti itu sama dengan meminta-minta. Agama melarang.

Sayyid Alawi bin Abbas al Maliki dalam kitabnya Ibanatul Ahkam menulis satu hadis terkait orang yang meminta-minta. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda, “Orang yang selalu meminta-minta kepada orang-orang, akan datang pada hari kiamat tanpa segumpal daging di wajahnya”. (Muttafaq ‘alaih).

Tegas hadis ini menyatakan haramnya meminta atau mengemis. Islam memotivasi umatnya untuk giat bekerja dalam upaya memenuhi kebutuhannya dan keluarganya. Menganjurkan untuk selalu berkarya supaya menjadi lebih baik. Ongkang-ongkang kaki sangat dicela oleh al Qur’an.

“Dan katakanlah, “bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaan kalian itu”. (al Taubah: 105).

Meminta hanya diperbolehkan bagi orang miskin yang tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Tidak lebih dari itu.

Mengemis untuk menimbun kekayaan atau hanya untuk bermewah-mewah merupakan perbuatan terkutuk. Tipe seperti inilah yang kelak di hari kiamat tampil dengan wajah tak berdaging sama sekali.

Ini sebagai sanksi kepadanya akibat perbuatannya yang memalukan tersebut. Wajah tanpa daging menjadi simbol bahwa dirinya adalah manusia yang tak bermartabat dan tidak punya harga diri.

Baca Juga:  Memahami Kehadiran Tuhan dengan Mengenali Diri

Karenanya, momentum Ramadhan tidak boleh dikotori oleh perbuatan tercela menjual muka dengan cara meminta sedekah berkedok THR. Kecuali kalau memang diberi tanpa diminta.

Bagikan Artikel ini:

About Khotibul Umam

Avatar of Khotibul Umam
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri

Check Also

kisah nabi

Ketika Nabi Melunakkan Hati Sahabat yang Cemburu karena Merasa Paling Islami

Alkisah, penaklukan Makkah atau lebih tren disebut “Fathu Mekah” berjalan tanpa aral lintang, nyaris tanpa …

petasan dari kertas al quran

Viral Petasan Berbahan Kertas Al-Qur’an, Catat Ini Hukumnya!

Tak berapa lama berselang, jagad maya dihebohkan oleh kasus petasan berbahan kertas Al-Qur’an. Respon publik …