Masjid Disomangcop
Masjid Disomangcop

Dihancurkan ISIS, Filipina Bangun Kembali Masjid di Marawi

Marawi – Masjid Disomangcop di Kota Marawi, Filipina Selatan, hancur lebur setelah dikuasasi kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS. Masjid tersebut sempat dijadikan basis pertahanan ISIS, saat mereka dibombardir tentara Filipina.

Seiring dengan semakin kondusifnya Kota Marawi, Pemerintah Filipina kembali membangun Masjid Disomangcop. Kini masjid itu telah kembali dibangun kembali di dalam ground zero.

Sekretaris Negara Filipina Eduardo Del Rosario memimpin peresmian masjid Disomangcop yang paling menderita dari pengepungan oleh kelompok teroris pro-ISIS beberapa tahun lalu di Kota Marawi, Filipina.

“Berdasarkan instruksi presiden (Rodrigo Duterte), kita harus fokus pada rekonstruksi masjid sebelum proyek lainnya,” kata Del Rosario, yang juga ketua Satgas Bangon Marawi (TFBM) seperti dilansir The Manila Times via laman republika.co.id, Jumat (2/7/2021).

Proyek rekonstruksi didukung oleh Ayala Group. Selain masjid yang juga diresmikan oleh ketua TFBM adalah jembatan Lilod Guimba dan pos kesehatan Rorogagus.

Pada Mei 2021, TFBM juga menyerahkan Kompleks Barangay Tolali lengkap dengan madrasah dan posyandu. Sementara pada Februari 2021, total 109 tempat penampungan permanen diberikan kepada keluarga pengungsi internal atau IDP.

Del Rosario mengatakan tingkat penyelesaian keseluruhan dari upaya rehabilitasi pemerintah yang sedang berlangsung sekarang mencapai 68 persen.

Del Rosario meyakinkan publik, terutama Maranaos, TFBM tetap di jalur untuk memenuhi jadwal penyelesaian semua proyek dalam masa pemerintahan Duterte.

“Dengan progres berbagai proyek yang dilaksanakan, kita dapat melihat setiap bulan ada kemajuan dan mudah-mudahan beberapa proyek dapat diselesaikan bahkan sebelum Desember (tahun ini),” katanya.

“Mulai bulan depan, kami akan meresmikan atau menyerahkan proyek yang sudah selesai,” kata Del Rosario.

Dijadwalkan untuk bulan depan adalah pemberian 170 unit rumah permanen dan pemotongan pita untuk tiga kompleks barangay (desa) di dalam ground zero.

Baca Juga:  Corona Tak Terkendali, Arab Saudi Kembali Lockdown Jeddah

Del Rosario mengatakan pembangunan jaringan jalan di wilayah yang paling terkena dampak di Kota Marawi saat ini sekitar 70 persen sudah selesai.

“Jaringan jalan sangat penting karena ini akan memberi sinyal bagi kami untuk mengizinkan mereka yang tinggal di Sektor empat hingga sembilan untuk pulang dan membangun rumah masing-masing pada Oktober (tahun ini),” katanya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Imam Besar Al Azhar dan Paus Franciskus

UIN Suka Akan Berikan Gelar HC Kepada Imam Besar Al Azhar dan Paus Franciskus

Jakarta –  Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta akan memberikan gelar Honoris Causa …

ibadah umrah di masa pandemi

Persiapkan Haji dan Umrah Sejak Dini, Kemenag Susun Skema Vaksin & Booster Untuk Calon Jemaah Umrah

Jakarta – Pelaksanaan ibadah haji telah dua kali ditunda akibat adanya pandemi Covid- 19. Terakhir …