Empat Hal yang Disunnahkan Ketika Pulang Haji

Sebentar lagi jamaah Haji Indonesia akan pulang ke tanah air Setelah beberapa hari mengerjakan ibadah tentu mereka berharap agar hajinya diterima Allah SWT Supaya ibadah haji diterima para Jemaah haji diharapkan menjalankan ibadah haji sesuai dengan aturannya dan mewujudkan substansinya dalam laku keseharian Orang yang dapat melakukan ini disebut haji mabrur Sebuah hadits riwayat Ahmad menyebutkan Tidak ada balasan untuk haji mabrur kecuali surge sebagai tambahan Al Bukhari meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah RA yang pernah mendengar Nabi berkata Orang yang beribadah haji dan tidak melakukan perbuatan keji dan fasik maka ia seperti bayi yang baru lahir Itulah kesitimewaan yang diberikan Allah SWT kepada orang yang beribadah haji yang baik dan sempurna Rindu pada keluarga dan sanak saudara menggebu mengharap temu hingga rasanya ingin segera pulang dan tiba di rumah Namun setibanya di tanah air nanti para Jemaah tidak dianjurkan langsung masuk ke rumah Setidaknya pada saat tiba di kampung halaman ada beberapa hal yang dianjurkan untuk mengerjakannya Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam kitab Hasyiyatul Qalyubi Wa Umairah Seorang haji bersama keluarganya dianjurkan dan membawa hadiah saat pulangnya Apabila pulang dari perjalanan meskipun perjalanan yang tidah terlalu jauh ia dianjurkan membawa hadiah untuk keluarganya dan mengutus orang untuk memberi kabar kepada keluarganya bila mereka belum mengetahui kedatangannya Sebaiknya jangan mendatangi mereka sampai di rumah pada waktu tengah malam Dianjurkan pula mengerjakan shalat sunnah qudum dua raka at di masjid terdekat Bagi keluarganya hendaklah mengadakan walimah ini dinamakan naqi ah untuk menyambutnya apabila dia pulang haji Setiap orang dianjurkan menemuinya dan mengatakanm Semoga Allah menerima haji dan dan umrahmu dosamu diampuni dan Allah SWT menganti biaya perjalananmu Baca Juga Tanda tanda Haji MabrurBerdasarkan keterangan ini ada tiga hal yang dianjurkan ketika pulang haji Pertama Jemaah haji dianjurkan membawa oleh oleh buat keluarga yang ditinggalkannya Anjuran ini tidah hanya berlaku bagi Jemaah haji tapi siapapun yang usai melakukan perjalanan disunnahkan membawa buah tangan untuk anak istri dan saudaranya Kedua pada saat sampai di kampung halaman Jemaah haji disunnahkan shalat dua rakaat di masjid atau mushola terdekat Ketiga keluarganya atau masyarakat di lingkungan dianjurkan untuk mengadakan naqi ah yaitu perhelatan yang ditunjukan untuk menyambut kedatangan orang baru tiba dri perjalanan jauh Biaya pengadaan selamatan ini bisa saja dari pihak keluarga masyarakat atau yang baru pulang haji Keempat setelah selamatan orang yang menyambut kedatangan Jemaah haji dianjurkan menjabat tangan dan mendoakan Jemaah haji agar haji dan umrah mereka diterima Allah SWT dosanya diampuni Allah SWT dan biaya perjalanan yang dikeluarkan diganti oleh Allah SWT Wallahu alam Semoga dengan berlangsungnya melakukan ritual haji yang dilakukan di tanah suci dalam beberapa hari bisa menjadikan suatu haji yang mabrur Semoga kita semua bisa berangkat ketanah sucinya Allah SWT Amin Samsul Arifin

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Mengenal Kitab-kitab Fikih Madzhab Syafi’i

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …