Jalan Cinta
Jalan Cinta

Inilah Tiga Jalan Meraih Cinta dari Allah

Cinta tidak selalu berhubungan dengan lawan jenis dan untuk manusia. Namun cinta sejati adalah ketika mendapatkan cinta dari Allah.


“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berbuat baik, kelak Allah yang maha pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang.” (surat Maryam ayat 96)

Setiap manusia pasti selalu mempunyai keinginan untuk dekat dan dicintai oleh Tuhannya. Sama seperti ketika seseorang kekasih atau pasangan yang juga mendambakan kasih sayang dari orang yang dicintai.

Manusia dapat dicintai jika telah saling mengenal dan juga saling mengetahui. Setelah saling mengenal baru ketahapan kecocokan sifat, kemudian barulah tumbuh rasa cinta di hati masing-masing.

Cinta cenderung menggunakan perasaan terhadap sesuatu hal yang menyenangkan. Dengan cinta akan muncul efek kecenderungan untuk saling menyayangi dan menjaga.

Cinta tidak selalu berhubungan dengan lawan jenis dan untuk manusia. Namun cinta sejati adalah cinta makhluk pada Allah. Cinta kepada Allah mampu memberi kehidupan dan ketenangan dalam hati serta keseimbangan ruhani.

Tanpa cinta dariNya hati tidak akan merasakan kenikmatan dan ketenangan. Jika hati kehilangan Dia, niscaya kepedihannya lebih hebat daripada mata kehilangan cahaya atau telinga kehilangan pendengarannya.

Meraih cinta dari Allah akan mendapatkan keberuntungan dan memiliki kehidupan. Oleh karena itu perlunya manusia terus menanamkan perkara yang mampu melahirkan simpati dan cinta dari Allah.

1. Memupuk keimanan dan amal saleh

Islam sangat memperhatikan apapun yang berhubungan dengan Allah ataupun dengan sesama manusia. Kedua konsep keimanan dan amal saleh ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Iman tanpa amal akan terasa hampa, sedangkan amal tanpa iman akan percuma.

Rasulullah bersabda : “Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa iman.” (HR. Ath-Thabrani).

Baca Juga:  Pesan Al-Ghazali tentang Bahaya Amarah dan Cara Mengendalikannya

2. Saling memberi manfaat

Salah satu kemuliaan ajaran Islam adalah sunah memberikan hadiah kepada orang lain. Saling membantu, memberi manfaat dan memberikan hadiah mampu memupuk rasa cinta dan kasih sayang serta menghilangkan perasaan yang dapat merusak persaudaraan seperti hasut, dengki, iri dan sifat buruk lainnya.

Rasulullah Saw bersabda: “Hendaklah kalian saling memberi hadiah satu sama lain, niscaya kalian akan saling mencintai. Hendaklah kalian saling memberi hadiah satu sama lain, karena hal itu bisa menghilangkan dendam di tengah kalian.”

3. Menahan hawa nafsu dan senantiasa memperbaiki diri.

Sikap mampu menahan nafsu untuk melakukan sesuatu yang buruk dan senantiasa mengoreksi dan memperbaiki diri agar tercipta hubungan sosial yang harmonis sesama mahluk Allah. Sikap yang mampu menumbuhkan rasa cinta dan juga kasih kepada sesamanya.

Sayyidina Ali berkata:”Akal adalah tabir penutup dan kemurahan hati adalah keindahan yang tampak. Oleh karena itu, tutuplah kekurangan perangaimu dengan keutamaanmu dan perangi hawa nafsumu dengan akalmu, niscaya kamu akan dicintai orang-orang di sekitarmu.”

Itulah tiga jalan menuju cinta dari Allah. Mengamalkannya akan menambah diri kita dekat dengan Maha Pencipta. Karena tujuan hidup pada akhirnya hanya ingin meraih ridhoNya.

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …