Tidak bisa diragukan bahwa Nabi Muhammad tidak saja sebagai panutan tetapi menjadi salah satu sumber hukum dalam Islam Melalui perkataan qauliyah perbuatan fi liyah dan pengakuan taqririyah Nabi berbagai hukum Islam disandarkan dan digali Kedudukan Sunnah Nabi dalam pengambilan hukum Islam menempati posisi penting kedua setelah Qur an Karena pentingnya posisi Nabi dalam Islam umat Islam menjadikan seluruh kehidupan nabi yang berkaitan dengan agama sebagai sumber hukum sekaligus teladan Kedudukan Sunnah nabi sebagai sumber hukum Islam tidak bisa diragukan lagi Tidak ada perbedaan sedikitpun dari kalangan sahabat hingga ulama yang mengakui posisi Sunnah nabi sebagai sumber hukum Islam setelah Qur an Dasar Sunnah sebagai dasar hukum Islam sebagaimana tersurat dalam ayat berikut Artinya Hai orang orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul Nya dan ulil amri di antara kamu Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allah Al Quran dan Rasul sunnahnya jika kamu benar benar beriman kepada Allah dan hari kemudian Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya QS An Nisa 59 Penisbatan Sunnah terhadap Quran ada tiga aspek sebagaimana dijelaskan oleh Imam Syafi I dalam kitab usuhul fiqhnya Ar Risalah Pertama adakalanya Sunnah sebagai penguat hukum yang ada dalam Qur an Kedua ada kalanya Sunnah sebagai penjelasan yang lebih terinci dari hukum global mujmal yang ada dalam Qur an Ketiga adakalanya Sunnah menjelaskan hukum yang tidak ada dalam Qur an secara eksplisit Baca juga Ladang Jihad Generasi MudaNamun dalam meneladani Nabi kita tetap berpegang pada satu kenyataan bahwa Nabi walaupun dijaga ma shum dari dosa tetapi Beliau tetap sebagai manusia Allah berfirman Artinya Katakanlah Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu yang diwahyukan kepadaku Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa QS al Kahfi 110 Inilah yang menjadi dasar dalam meneladani Nabi Muhammad sebagai pembawa syariat Allah dan Muhammad sebagai manusia biasa Sebagai pembawa syariat segala perkataan perbuatan dan pengakuan Nabi merupakan sandaran hukum dan wajib diikuti oleh umat Islam Namun sebagai manusia biasa Nabi melakukan aktifitas layaknya manusia biasa yang tidak kewajiban untuk mengikutinya kecuali ada dalil yang menetapkan itu sebagai kewajiban Dalam hal ini misalnya salah satu riwayat sebagian Sahabat dalam suatu peperangan bertanya kepada nabi tentang strategis penempatan pasukan pemanah apakah ini merupakan wahyu atau pandangan Nabi sebagai strategi perang Nabi berkata tidak ini bukan wahyu tetapi pandangan saya Lalu sahabat memberikan pandangan alternatif strategi lain Tidak Semua Perkataan dan Perilaku Nabi Wajib Diikuti Saya ingin menegaskan bahwa dalam banyak hal umat Islam gagal fokus dalam meneladani Nabi Muhammad Mereka mengira apapun yang dilakukan Nabi menjadi wajib dan mendapatkan pahala apabila mengikuti dan haram apabila meninggalkannya Tentu saja ini menjadi sangat mengkhawatirkan karena kita jatuh dalam sesuatu yang sangat berlebihan dalam beragama Misalnya Nabi pernah berdagang apakah umat Islam wajib berdagang Nabi memakai pakaian ala Arab apakah kita wajib memakainya Nabi menganjurkan olahraga berenang memanah dan berkuda apakah kemudian haram olahraga di luar itu semua Apakah karena Nabi sering makan kurma berarti makan kurman menjadi Sunnah Jangan jangan kita gagal fokus dalam memahami dan meneladani Nabi Hal yang fisik kemanusiaan dan sangat terikat dengan zamannya kita ikuti sebagai kewajiban sementara hal hal yang penting dan fundamental dari akhlak Nabi seperti memaafkan santun ramah dalam berdakwah sopan dalam berkata menjadi hal yang mudah ditinggalkan Karena itulah Abdul Wahab Khalaf dalam kitab Ushul Fiqh membagi tiga kategori dari perkataan dan perbuatan Nabi yang bukan sebagai sumber hukum dan tidak wajib mengikuti Pertama sesuatu yang datang dari Nabi yang berkaitan dengan tabiat kemanusiaan seperti bangun tidur duduk jalan makan minum Semua hal tersebut bukan bagian dari hukum kecuali ada dalil lain yang menunjukkan hal itu untuk diikuti Kedua sesuatu yang datang dari Nabi berdasarkan pengalaman pribadi pengalaman dan pemikiran nabi dalam urusan keduniaan seperti perdagangan pertanian stratgei perang resep obat dan lainnya Perbuatan ini bukan bagian dari syariat dan tidak wajib diikuti pernah melarang penduduk Madinah untuk tidak mengawinkan pohon kurma Akibatnya pohon kurma dimaksud mengalami gagal panen Sehingga kemudian Rasul bersabda Kalian lebih tahu akan urusan urusan duniamu Ketiga sesuatu yang datang dari Nabi dan ada dalil tentang kekhususan hanya untuk nabi Dalam kasus ini perbuatan tersebut bukan teladan yang wajib diikuti dan bukan sumber syari at secara umum Hal ini misalnya pernikahan Nabi yang lebih dari empat padahal Nash menunjukkan pembatasan istri dengan jumlah empat Hal ini mesti menjadi kesadaran umat Islam bahwa Nabi adalah manusia dengan aktifitas keseharian sebagaimana manusia biasanya Nabi juga orang Arab dengan budaya dan kebiasaan Arab lainnya Sisi lain Nabi adalah Rasul sebagai sumber hukum yang wajib diikuti p p1 margin 0 0px 0 0px 0 0px 0 0px font 12 0px Helvetica Neue color 454545 p p2 margin 0 0px 0 0px 0 0px 0 0px font 12 0px Helvetica Neue color 454545 min height 14 0px p p3 margin 0 0px 0 0px 2 0px 0 0px text align right font 14 0px Geeza Pro Interface color 454545 p p4 margin 0 0px 0 0px 0 0px 0 0px font 12 0px Helvetica Neue color e4af0a p p5 margin 0 0px 0 0px 0 0px 0 0px text align justify font 12 0px Helvetica Neue color 454545 p p6 margin 0 0px 0 0px 0 0px 0 0px text align right font 12 0px Geeza Pro Interface color 454545 p p7 margin 0 0px 0 0px 2 0px 0 0px font 14 0px Helvetica Neue color 454545 span s1 font 14 0px Helvetica Neue span s2 color 454545 span s3 color e4af0a span s4 font 12 0px Helvetica Neue Karena itulah umat Islam harus cerdas meneladani Nabi dengan tidak fokus menyamakan diri dengan Rasul pada aspek kemanusaiaan dan kearabannya tetapi melupakan unsur syariat dan akhlak Nabi yang sesungguhnya

Tinggalkan Balasan