Dari sekian kisah perjalanan Nabi Muhammad sebagai teladan dan pemimpin umat Muhammad sebagai putra Abdullah yang dipilih oleh Tuhan untuk mengemban misi kenabian telah dilengkapi dengan wahyu yang tak terbantahkan Sebagai seorang Rasul Nabi Muhammad Namun sebagai manusia biasa tentu saja Nabi Muhammad juga memiliki sifat dan karakter yang sama dengan manusia lainnya Manusia tidak akan pernah luput dari khilaf salah dan dosa Inilah salah satu sisi yang perlu diperhatikan Artinya Katakanlah Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu yang diwahyukan kepadaku Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa QS al Kahfi 110 Baca juga Belajar Kepemimpinan Nabi Kapan Pemimpin Harus Tegas dan Lembut Nabi Muhammad adalah seorang manusia seperti lainnya tetapi Nabi dijaga oleh Allah dan dibekali dengan wahyu Dalam aspek Nabi sebagai Nabi tentu saja semua perkataan perbuatan dan pengakuan Beliau adalah sumber hukum Namun sebagai manusia biasa dalam kehidupan duniawi Nabi teladan yang bisa juga memberikan nasehat dan perintah yang salah Ini terlihat setidaknya dalam dua peristiwa Sehari sebelum terjadinya perang Badar tahun 624 M antara masyarakat muslim Madinah dan Kafir Makkah pada malam harinya Nabi memerintahkan pasukannya untuk membangun perkemahan di suatu lokasi yang strategis Salah satu sahabat mendekati Nabi karena merasa keberatan dan tidak sepakat dengan keputusan pemilihan lokasi tersebut Adalah sahabat Mundhir yang memberanikan diri untuk menegor sang Nabi Dia berjalan mendekati Nabi dan bertanya Wahai Rasulullah apakah keputusan ini adalah pendapatmu berdasarkan wahyu atau murn taktik perang Nabi menjawab bukan wahyu ini hanya startegi perang Sabahat Mundhir pun memberikan pendapat kalau begitu ini bukan tempat strategis untuk mendirikan kemah Dia memberikan pandangan pandangan lain yang lebih strategis Karena perubahan itulah tercatat umat Islam meraih kemenangan Peristiwa kedua adalah ketika Nabi memberikan arahan kepada Sahabat di Madinah tentang tanggal yang baik untuk berkebun Namun saran dan nasehat Nabi terbukti salah Akhrinya Nabi menolak untuk memberikan nasehat berikut dan berkata Saya hanya manusia Jika Saya meminta kalian untuk melakukan sesuatu berkaitan dengan agama maka terimalah Tetapi jika Saya meminta kalian melakukan sesuatu dengan dasar pandangan pribadi saya maka Ingatlah Saya hanya manusia Sebagai Pemimpin umat pada masa itu Nabi tentu saja menjadi rujukan umat dalam berbagai aspek Sahabat selalu menanyakan apapun terkait kebaikan dalam segala kehidupan kepada Nabi Namun dalam hal keduniaan Nabi telah menyadari bahwa dirinya adalah manusia biasa Nabi pun pernah berkata Kalian lebih tahu dengan urusan dunia kalian

Tinggalkan Balasan