malas berdoa

Malas Berdoa Ciri Manusia Paling Lemah

Doa adalah amalan yang tidak terikat waktu. Kapan saja dan dimana saja boleh dilakukan. Setelah shalat, doa menjadi sarana paling efektif seorang hamba untuk berkomunikasi dengan Tuhannya. Saking pentingnya doa sampai disebutkan bahwa ia merupakan senjata bagi orang beriman. Walau begitu, rasa malas berdoa kerap menimpa sebagian umat Islam. Bahkan setelah selesai shalat wajib pun enggan untuk berdoa kepada Allah.

Rasulullah sendiri telah mengingatkan umatnya untuk tidak lupa berdoa. Terutama di waktu-waktu istajabah. Sebab bagaimanapun manusia adalah makhluk lemah dihadapan sang pencipta. Disaat kesulitan dan kesusahan menimpa, hanya Allah yang bisa menolongnya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Manusia paling lemah adalah mereka yang paling malas berdoa (kepada Allah). Dan manusia paling pelit adalah manusia yang pelit memberi salam”. (HR. Thabrani, Ibnu Hibban, dll).

Bakar Abu Zaib dalam karyanya Tashihi al Du’a menjelaskan, sangat rugi sekali orang yang malas berdoa. Sebab ia telah menutup jalannya sendiri menuju karunia dan rahmat Allah.

Dari sini bisa dipahami, bahwa orang yang malas berdoa sejatinya menjadi orang yang sangat lemah. Ia tidak menyadari bahwa hidup tidak selamanya berjalan sesuai harapan. Ada kalanya cobaan dan ujian datang merintang. Manusia yang malas berdoa juga menegaskan dirinya sebagai manusia yang sombong. Menganggap bahwa sukses dirinya adalah murni jerih payahnya sendiri.

Allah berfirman, “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan  kuperkenankan bagimu”. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina Dina”. (QS. Al Ghafir: 60).

Dalam ayat ini Allah memberi jaminan kepada umat Islam bahwa doanya akan dikabulkan. Sehingga menjadi sangat rugi mereka yang malas berdoa. Janji Allah pasti. Dikabulkannya doa ini tidak harus selalu berupa yang diminta. Tapi Allah Maha Adil dan Maha Tahu yang paling bermanfaat bagi hambanya. Sebab itu, Allah mengabulkan doa kadangkala berupa pemberian yang lebih bermanfaat dari apa yang diminta.

Baca Juga:  Kaidah Fikih Cabang Kelima: Syarat yang Tak Tertulis

Mengenai anjuran berdoa dan ruginya orang yang malas untuk berdoa, Rasulullah bersabda, “Siapa yang tidak pernah berdoa kepada Allah, maka Allah murka kepadanya”. (HR. Ahmad)

Bagikan Artikel

About Khotibul Umam

Avatar
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri