11211

Aparat Desa Tak Ingin Keluarga Pria Tempel Kelamin di Buku Doa Dikucilkan

Jakarta – Pria berinisial BF yang sempat viral karena dalam videonya menggosok-gosokkan buku doa ke kemaluanya telah diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai pertanggungjawaban, meski demikian masih banyak warga yang ingin datang kerumahnya, atas hal tersebut ketua RW setempat meminta agar warga tidak menghakimi keluarga tersangka.

“Jangan sampai kita terus mengucilkan keluarganya. Saya akan memberikan imbauan untuk bersikap normal, kasihan nanti dia akhirnya memenjarakan diri, jangan sampai mendzalimi orang,” ujar Marsudi seperti dikutip dari laman detikcom, Sabtu (27/11/2021).

Marsudi mengatakan, BF melakukan aksinya tersebut karena diketahui mengalami gangguan jiwa. Dirinya pun kini hanya bisa mengelus dada melihat kejadian tersebut.

“Kita harus paham, karena BF berbuat seperti gitu karena gangguan jiwanya. Kita menyadari dia ada gangguan. Kita ngelus dada, kok bisa seperti itu,” kata Marsudi.

Marsudi menyebut kasus tersebut kini sudah ditangani polisi. Dia meminta warga setempat dapat mengantisipasi jika rumah BF didatangi massa.

“Pihak warga menyerahkan kepada kepolisian. Bahkan tadi pagi saya sampaikan di forum mesjid terkait kasus ini. Saya bilang kepada mereka kalau misal ada yang datang ke sini tolong sampaikan pelaku sudah diamankan,” tuturnya.

Seperti diketahui, pria berinisial BF, warga Rawalumbu, Kota Bekasi, diamankan polisi setelah viral video aksinya menempelkan kelamin ke buku kumpulan doa. Ketua RW setempat, Marsudi mengatakan BF mengalami gangguan jiwa.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Wapres HUT ke 45 MUI

Fatwa MUI: Terorisme Bukan Jihad, Terorisme Haram!

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa aksi terorisme bukan jihad, terorisme …

Cak Islah Bahrawi

Tolak UU Buatan Manusia, Islah Bahrawi: Teroris Hanya Mau Jalankan Hukum Syariah

Jakarta –  Kelompok teroris menganggap Undang-undang harus menggunakan hukum syariah yang dalam pemahamannya sebagai buatan …