Senyum: Ibadah Mudah yang Terlupakan

0
85

Senyum adalah salah satu perilaku manusia yang sangat sederhana, tetapi memiliki makna dan dampak yang sangat besar baik terhadap diri maupun masyarakat. Nabi Sulaiman tersenyum ketika mendengar perbincangan semut yang meminta kepada temannya sesama semut agar segera memasuki lubang-lubang mereka dan bersembunyi dari injakan bala tentara sang Raja Sulaiman yang perkasa.

Al Jarir bin Abdullah Al Bagi ra salah satu sahabat Rasulullah Saw juga pernah mengatakan bahwa kenangan indah yang tidak pernah dilupakan pada diri Rasulullah Saw adalah senyum beliau terhadap dirinya setiapkali bertemu Rasulullah Saw.  

Nabi pernah berujar arti penting senyum sebagai ibadah : “Jangan meremehkan kebaikan yang sedikit, walaupun hanya dengan senyurnan di wajah ketika engkau bertemu dengan saudaramu. ” (HR. Muslim).

Senyum adalah kebaikan yang dapat membangkitkan kebaikan kepada diri dan orang lain. Senyum adalah ibadah mudah tapi sering dilupakan. Seolah menjadi muslim harus sangar dan menakutkan agar kelihatan berwibawa.

Menebar senyum dan wajah yang selalu ceria adalah perilaku Nabi. Senyum adalah salah satu akhlak terpuji dari Nabi. Al-Husein r.a, cucu Rasulullah Saw. menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata, ”Aku bertanya kepada Ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku menuturkan, ‘Beliau senantiasa tersenyum, berbudi pekerti sekaligus rendah hati, ia bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas…” (HR. Tirmidzi).

Perkara senyum ini, memang perbuatan sepele, namun sesungguhnya memiliki implikasi sosial yang sangat besar. “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu dengan wajah yang ceria” (HR. Muslim).

Baca Juga:  Agar Hati Menjadi Baik, Ini Nasehat Syeh Abdul Qadir al-Jilani

Senyum adalah sejatinya perilaku yang telah dicontohkan oleh rasulullah Saw. Namun, sayangnya perilaku yang baik ini dan dianjurkan oleh Rasulullah Saw, seringkali diabaikan khususnya ketika bertemu orang di jalan atau di tempat kerja.  Marilah kita hidupkan kembali ibadah senyum kepada orang lain.

Tinggalkan Balasan