4

Taliban Keluarkan Aturan Larang Toko Tampilkan Manekin Wanita dengan Kepala

KABUL – Taliban yang kini menguasai Afganistan kembali mengeluarkan peraturan yang cukup kontroversial, Otoritas Taliban di Provinsi Herat, Afganistan melarang penggunaan alat peraga berbentuk perempuan atau memajang manekin yang berwajah perempuan dengan alasan tidak sesuai dengan syariat.

Dalam peraturan yang terbaru, manekin yang berkepala perempuan harus dihilangkan kepalanya sehingga hanya menyisakan badan dari manekin untuk memajang baju atau barang dagangan.

Seorang pejabat Taliban di Direktorat Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan mengungkapkan kepada Raha Press seperti dilansir dari laman re[ublika.co.id, Jumat (31/12), memajang kepala manekin perempuan tak lagi diperbolehkan di toko-toko busana. Dia menyebut pose-pose yang biasanya ada pada manekin perempuan bertentangan dengan hukum syariat.

Selain itu, memandang wajah maneken perempuan pun dianggap melanggar syariat. Sejumlah pemilik toko busana di Herat cukup menyesalkan adanya peraturan baru tersebut. Mereka mengatakan, manekin-manekin yang mereka beli bisa berharga 100 hingga 200 dolar AS. Namun sekarang mereka harus menyisihkannya atau “memenggal” kepalanya jika tetap ingin digunakan.

“Sebenarnya boneka-boneka ini adalah satu-satunya milik saya sekarang. Dengan perintah baru ini, saya harus memenggal kepala mereka. Ini adalah kehilangan besar bagi saya,” kata Ali Ahmad, salah satu pemilik toko busana di Herat saat diwawancara Raha Press.

Baru-baru ini Taliban juga menerbitkan peraturan yang melarang sopir taksi mengambil atau mengantar penumpang wanita tak bercadar, kecuali jika dia didampingi kerabat prianya. Kini wanita Afghanistan pun dilarang melakukan perjalanan lebih dari 72 kilometer sendirian. Mereka harus didampingi kerabat pria.

Sejak menguasai kembali Afghanistan pada Agustus 2021, Taliban memang belum memenuhi janjinya perihal pemenuhan hak-hak perempuan, termasuk di bidang pendidikan dan perwakilan politik. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa pemerintahan mereka masih “dikucilkan” dunia internasional.

Baca Juga:  Taliban Seret Keluar Rumah Seorang Penyanyi Di Afghanistan Lalu Dibunuh

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …