Allah mengabulkan doa
doa terkabul

Tawakal : Memupuk Kepasrahan Total Menjahui Keputusasaan

Ketika menghadapi sebuah masalah, selayaknya seorang manusia berusaha sekuat yang ia mampu dan diimbangi dengan berdoa kepada Allah. Namun terkadang peliknya sebuah kehidupan membuat usaha dan doa yang kita lakukan tidak kunjung membuahkan hasil. Dalam kondisi inilah,  muslim diwajibkan untuk senantiasa bertawakal untuk tidak jatuh dalam keputusasaan.

Tawakal merupakan upaya manusia menyerahkan diri dan segala urusannya hanya kepada Allah. Sikap ini akan mendorong kesadaran diri bahwa Allahlah yang mengatur seluruh jalan bagi umatnya. Meski telah menyerahkan urusannya kepada Allah, manusia juga boleh menaruh harapan baik akan usaha dan doa yang ia lakukan sebelumnya.

Mengenai hakikat dari sikap tawakal Imam al-Ghazali berkata, “Sesungguhnya tawakal terdiri dari tiga komponen, yaitu ilmu, hal (keadaan), dan perbuatan. Adapun yang dimaksud dengan hal adalah keadaan yang melambangkan realisasi sikap tawakal tersebut. Sementara itu, ilmu merupakan fondasi tawakal sedangkan perbuatan (amal) merupakan buahnya”.

Tawakal merupakan bentuk implikasi langsung dari keimanan yang dimiliki seseorang. Karena itulah jika seorang muslim memiliki sikap tawakal maka bisa dilihat berapa besar keimanan dan keyakinan akan Tuhannya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa tawakal adalah suatu sikap terpuji di mana seseorang menyandarkan hati kepada Allah untuk meraih berbagai manfaat kebaikan dan menghindarkan berbagai bahaya, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

Dalam hal ini, setiap umat manusia harus menyakini bahwa tidak ada yang memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya maupun manfaat kecuali Allah SWT. Jika pun sedang mengalami kegagalan atas usaha dan doa, tawakal mencetak kesadaran muslim terhadap sikap berbaik sangka kepada Alllah. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk memberikan dan menolak permintaan seorang hamba.

Baca Juga:  Tak Terhitung Shalat yang Ditinggalkan, Begini Cara Menggantinya

Secara psikologis, tawakal akan menjadi obat penenang agar tidak mudah depresi dan stress. Seseorang yang selalu menghadapi kegagalan akan mudah jatuh dalam penyakit stress yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Tanpa tawakal seorang menjadi mudah putus asa. Sementara tawakal bukan sikap pasif, tetapi selalu aktif berusaha karena Allah sedang menempa keimanan dan ikhtiyar seorang hamba.

Karena itulah, umat Islam harus selalu memupuk sikap tawakal dalam kehidupan ini. Ada beberapa manfaat tawakal. Pertama, menguatkan keimanan tentang kehadiran Tuhan di mana pun dan dalam masalah apapun. Kehadiran ini menjadi penting agar manusia tidak selalu merasa sendiri baik dalam keadaan suka maupun duka.

Kedua, mendidik manusia untuk selalu beradaptasi dengan situasi. Orang yang mempunyai sikap tawakal akan mudah beradaptasi dan menyerah dengan keadaan. Tawakal selalu mengedapankan sikap pra sangka baik kepada takdir Allah. Karenanya seseorang akan selalu berusaha tanpa henti untuk mencapai tujuannya.

Ketiga, selalu memupuk semangat dalam bekerja. Seseorang yang tawakal selalu menekankan pada proses yang baik dengan hasil yang diserahkan kepada Allah. Apapun hasilnya adalah hal terbaik yang akan diberikan kepadanya. Namun, tugas manusia adalah selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik.

Keempat, tidak jatuh dalam putus asa. Seseorang yang mempunyai tawakal akan jauh dari sikap putus asa. Sikap putus asa akan menimbulkan penyakit mental depresi dan stress. Pengaruh mental ini akan juga berdampak pada kesehatan fisik seseorang.

Rasulullah memberikan nasehat : “Semangatlah kalian terhadap hal hal yang bermanfaat bagi kalian dan mohonlah pertolongan kepada allah.” (HR. Muslim 2664). Usaha dan doa adalah iringan terbaik dalam diri umat Islam. Selanjutnya paket itu harus dilengkapi dengan sikap tawakal yang menjadikan seorang muslim kuat secara spiritual dan mental.

Baca Juga:  Cerita Khusnul Khatimahnya Seorang Ahli Maksiat

Ingatlah, sesungguhnyatugas manusia adalah selalu semangat untuk mencapai tujuannya. Bahkan seorang Rasulpun bisa tidak dikabuli permintaannya jika tidak dikehendaki Allah. Rasulullah pernah memohon agar paman tercinta masuk Islam. Namun apa daya, usaha dan doa Rasulullah harus berhadapan dengan takdir Allah.

Karena itulah, semangatlah dalam berusaha. Khusuklah dalam berdoa. Dan sempurnakan dengan sikap tawakal untuk menerima hasil terbaik menurut Allah, bukan menurut diri kita.

Wallahu a’lam

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …