upacara kemerdekaan
upacara kemerdekaan

Upacara Kemerdekaan sebagai Ekspresi Syukur Sesuai Anjuran Nabi

Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia akan memperingati hari kemerdekaan. Peringatan ini merupakan salah satu cara bangsa ini mensyukuri kemerdekaannya. Dari Imran bin Khushain, Nabi bersabda, “Sesungguhnya Allah itu senang bila memberikan suatu nikmat kepada hamba-Nya, Dia melihat bekas nikmat-Nya itu  padanya”. (HR. Baihaqi)

Sayyid Alawi bin Abbas al Maliki dalam kitabnya Ibanatu al Ahkam menjelaskan, ungkapan syukur terhadap nikmat Allah adalah dengan memperlihatkan nikmat-Nya yang diberikan kepada seseorang. Baik nikmat itu berupa makanan, minuman, pakaian dan bentuk nikmat yang lain.

Menampakkan nikmat sebagai wujud syukur sangat disukai oleh Allah. Sebab hal itu akan membuat orang lain mengetahui nikmat tersebut dan akan mendekatinya bila memerlukan bantuan. Dengan demikian, ia bisa membantu dengan cara mensedekahkan sebagian nikmat itu pada orang lain.

Tujuan lain menampakkan nikmat ini adalah mengangkat derajat seseorang dari keterhinaan. Seperti memperlihatkan penampilan miskin, pura-pura tidak punya dan meminta-minta pada orang lain. Penjelasan ini sesuai dengan firman Allah, “Dan terhadap Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)”. (QS.  al Dhuha: 11)

Dari penjelasan al Qur’an dan hadis di atas, ada dua cara bersyukur terhadap nikmat Allah. Yakni, dengan ungkapan atau tindakan dan dengan ucapan. Kedua bentuk syiar rasa syukur kepada nikmat Allah ini, seperti telah diungkapkan, bertujuan untuk memberi tahu kepada orang lain. Sehingga seandainya ada yang membutuhkan bisa mendekatinya untuk meminta bantuan.

Dalam konteks hari kemerdekaan, upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan sesuai dengan anjuran hadis di atas. Sebagai bentuk pemberitahuan kepada negara lain bahwa Indonesia merupakan negara merdeka dan berdaulat. Supaya semua tahu bahwa bangsa ini adalah bangsa yang terhormat dan mulia.

Baca Juga:  Hadis Sebaik-Baik Manusia ala Didi Kempot

Upacara bendera ini juga pemberitahuan kepada mereka yang membutuhkan bantuan Indonesia untuk datang ke negeri ini. Karena dengan nikmat kemerdekaan yang telah diraih sangat mungkin berbagi nikmat tersebut dengan bangsa lain. Membantu negara yang sedang dilanda kelaparan, kemiskinan, mengurai konflik, dan segala bentuk bantuan untuk meringankan beban derita bangsa lain.

Bagikan Artikel ini:

About Khotibul Umam

Avatar of Khotibul Umam
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri

Check Also

pesan nabi menjelang ramadan

Pesan Nabi Menyambut Ramadan

Bulan Ramadan, atau di Indonesia familiar dengan sebutan Bulan Puasa, merupakan anugerah yang diberikan Allah …

imam ahmad bin hanbal

Teladan Imam Ahmad bin Hanbal; Menasehati dengan Bijak, Bukan Menginjak

Sumpah, “demi masa”, manusia berada dalam kerugian. Begitulah Allah mengingatkan dalam al Qur’an. Kecuali mereka …