lailatul qadar
lailatul qadar

Begini 3 Tanda-tanda Lailatul Qadar

Lailatul Qadar sekalipun diyakini pasti ada dalam setahun, namun masih menjadi misteri kapan waktu yang sebenarnya. Hingga saat ini, ulama hanya mampu memprediksi waktu datangnya malam yang lebih baik dari seribu bulan itu, tidak sampai memastikannya.

Mungkin hikmah dibalik dirahasiakannya waktu yang tepat datangnya Lailatul Qadar tersebut agar umat Islam tidak hanya memaksimalkan ibadah di malam itu saja, lalu berkurang di malam-malam lainnya.

Kendati demikian, Allah swt melalui NabiNya memberikan tanda-tanda tentang datangnya Lailatul Qadar. Tidak banyak ulama yang menyebutkan tanda-tanda Lailatul Qadar, karena hadits yang menjelaskan tentang hal tersebut sangat terbatas. Berikut tanda-tanda Lailatul Qadar yang disebutkan oleh para ulama berdasarkan hadits-hadits shahih:

1. Di pagi harinya, matahari bersinar cerah tanpa ada sorot pada sinarnya.

Dalam riwayat imam Muslim, Rasulullah saw bersabda :

وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

Artinya: “Tanda-tanda Lailatul Qadar ialah matahari terbit di pagi harinya dengan berwarna putih tanpa sorot cahaya” (HR. Muslim)

Maksud matahari tanpa sorot sinarnya sebagaimana riwayat lain yaitu matahari saat itu terlihat jernih dan cahayanya tidak terlalu tajam. Matahari terlihat lebih indah seperti bulan purnama di pagi paginya.

2. Terasa tenang hingga hati pun juga menjadi tenang

Pada malam itu akan terasa tenang, tanpa gemuruh angin atau hujan. Menurut ulama, ketenangan malam ini yang menyebabkan hati setiap orang yang melakukan ibadah akan merasa nyaman dan tentram, tanpa ada gelisah apapun. Dengan kondisi seperti ini, maka orang yang beribadah pada malam tersebut akan terus merasa betah hingga fajar terbit. Dalam sebuah hadits disebutkan:

إِنَّ أَمَارَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَنَّهَا صَافِيَةُ بُلْجَةٌ كَانَ فِيْهَا قَمَرًا سَاطِعًا سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ لَا بَرْدَ فِيْها وَلَا حَرَّ

Baca Juga:  Kisah Bocah yang Khawatir dengan Dosanya dan Si Tua yang Bangga dengan Amalnya

Artinya: “Tanda-tanda Lailatul Qadar adalah matahari terlihat jernih di pagi harinya, ibarat bulan yang bersinar, terasa tenang, tanpa ada udara dingin dan panas” (HR. Ahmad bin Hanbal)

3. Cuaca cerah, tidak terasa panas dan juga tidak dingin

Tidak seperti cuaca malam pada biasanya. Pada malam Lailatul Qadar udara tidak terasa panas dan dingin. Dalam riwayat Ibn Abbas ra, Rasulullah saw bersabda :

لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلْقَةٌ لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ يُصْبِحُ شَمْسُها صَبِيحَتَهَا ضَعِيفَةً حَمْرَاءَ

Artinya: “Malam yang cerah, udara tidak panas dan tidak dingin. Di waktu paginya, matahai terbit dengan cahaya yang rendah (tidak terlalu panas)” (HR. al Baihaki)

Tanda-tanda tersebut merupakan tanda Lailatul Qadar yang disebutkan berdasarkan hadits-hadits yang kuat. Sementara, ulama juga menambahkan tanda-tanda lain dengan dasar riwayat dari orang-orang shalih lainnya. Seperti yang disampaikan Ibn Hatim dari jalur Mujahid ra bahwa di antara tanda lain dari Lailatul Qadar yaitu pada malam itu, setan tidak menganggu serta tidak akan ada penyakit.

Al-Thabari meriwayatkan dari salah satu kelompok orang pada malam Lailatul Qadar ada banyak pohon yang daunnya berguguran namun kembali lagi kepohon tersebut, semua tanaman, hewan, bebatuan dan apapun yang ada dimuka bumi ini bersujud kepada Allah swt. Al Baihaqi dalam kitab Fadhailul Awqat meriwayatkan dari ‘Abdah bin Abi Lubabah mengatakan :

ذُقْتُ مَاءَ الْبَحْرِ لَيْلَةَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ مِنْ رَمَضَانَ، فَإِذًا هُوَ عَذْبٌ

Artinya: “Saya merasakan air laut pada malam 27 Ramadlan ketika itu terasa tawar”

Itulah tanda-tanda Lailatul Qadar yang disampaikan oleh ulama-ulama yang shalih yang tidak diragukan keilmuannya. Semoga pada Ramadlan ini kita bisa memperoleh Lailatul Qadar dengan ibadah yang lebih sempurna. Amin.

Baca Juga:  Jika Teman Salah, Iman pun Bisa Kalah

Wallahua’lam

Bagikan Artikel ini:

About M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Check Also

talqin mayit

Sunnah Dituduh Bid’ah (3) : Hukum Talqin Mayit Setelah Pemakaman

Talqin adalah mendekte atau menuntun seseorang untuk mengucapkan sesuatu. Ulama’ membagi talqin kepada dua macam; …

dzikir berjamaah

Sunnah Dituduh Bid’ah (2) : Hukum Dzikir Berjamaah

Sudah maklum dalam masyarakat muslim Indonesia, setelah shalat maktubah diiringi dengan dzikir-dzikir thayyibah bersama-sama; makmum …