mengqadha' puasa ramadan

Takdir, Rizki dan Ajal Ditentukan pada Malam Lailatul Qadar untuk Setahun ke Depan

Di antara keistimewaan malam Lailatul Qadar, pada malam tersebut ditentukan takdir-takdir, rizki dan ajal untuk setahun ke depan. Sebab itu, rugi besar bila melewatkan malam yang lebih baik dari seribu bulan ini. Pada malam ini, kita bisa memanfaatkannya dengan berdoa meminta takdir yang baik, rizki yang berlimpah, dan andaikan harus dijemput maut setelah bulan Ramadhan meminta mati dalam keadaan husnul khatimah.

Dalam al-Minhaj Syarhu al Nawawi ‘ala Muslim, Imam Nawawi menjelaskan, para ulama berkata, dinamakan Lailatul Qadar karena di malam itu ditulis takdir, rizki dan ajal oleh malaikat untuk setahun ke depan. Berdasar isyarah dari firman Allah, “Pada malam Lailatul Qadar itu ditetapkan semua perkara yang sempurna”, dan firman Allah, “Pada malam Lailatul Qadar itu para malaikat dan Jibril turun dengan izin Allah untuk menjalankan setiap perintah”.

Artinya, pada malam itu, Allah menampakkan kepada para malaikat perkara yang akan terjadi dan memerintahkan kepada mereka untuk menjalankan tugasnya.

Oleh karena itu, pada malam tersebut selayaknya kita meminta kebaikan-kebaikan baik kebaikan duniawi maupun ukhrawi. Meminta supaya diberi kekuatan untuk menjadi seorang hamba yang benar-benar menghamba, meminta diberikan rizki yang banyak dan barokah, umur yang barokah pula, serta dihapuskan segala dosa yang telah kita perbuat sebelumnya.

Bukankah segala keburukan yang menimpa kita karena sebab dosa dan pelanggaran yang telah kita lakukan?

Allah berfirman, “Musibah yang menimp kalian disebabkan oleh tangan kalian (sendiri), (yakni dosa dan maksiat), dan Allah memaafkan banyak (dosa-dosa sehingga tidak dihukum)”. (al Syura: 30).

Malam Lailatul Qadar merupakan momentum terbaik untuk meminta pemaafan (‘afwun) kepada Allah. Dengan harapan, setelah Ramadhan ada nilai-nilai kebaikan yang tertanam dalam sanubari dan terjewantah dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita menjadi insan yang selamat, hidup tentram dan damai di dunia, juga di akhirat nanti.

Bagikan Artikel
Baca Juga:  Doa dan Harapan: Jangan Putus Asa, Allah Lebih Tahu Pilihan yang Terbaik

About Khotibul Umam

Alumni Pondok Pesantren Sidogiri