Nabi Yunus
Nabi Yunus

Cerita Nabi Yunus untuk Anak (1) : Umat yang Mengingkari Perintah Allah

Tahukah kamu bahwa Nabi Yunus merupakan keturunan ke-27 dari Nabi Adam? Nabi Yunus lahir di daerah Nineveh pada tahun 820 masehi. Beliau lahir dari Rahim seorang ibu yang bernama Matta binti Abumatta.

Nineveh merupakan daerah yang berada dekat dengan pantai. Daerah Nineveh ini masuk dari bagian wilayah yang sekarang bernama Irak.

Nabi Yunus merupakan salah satu utusan Allah untuk mengajarkan jalan agama yang benar tentang tauhid. Kala itu Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Yunus ketika beliau genap berusia 30 tahun.

Setelah menerima wahyu dari Allah, Nabi Yunus memulai dakwahnya pada orang-orang terdekat beliau. Beliau dengan lantang menyerukan kepada para kerabatnya untuk meninggalkan patung-patung yang mereka sembah selama ini dan beralih kepada agama tauhid.

Namun sayangnya, untuk merubah tradisi menyembah berhala bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak cacian dan hinaan yang Nabi Yunus dapatkan. Namun kegigihannya tak membuat beliau putus asa. Beliau terus berusaha tanpa kenal lelah untuk merubah kebiasaan buruk mereka.

Mendengar dakwah Nabi Yunus, Raja Samaria yang menguasai seluruh penjuru Israel merasa terusik ketenangannya. Ia pun meminta supaya Nabi Yunus menghentikan dakwahnya supaya tidak terjadi kerusuhan ataupun perselisihan di dalam kerajaannya.

Peringatan dari sang Raja tidak di dengar oleh Nabi Yunus, karena ia merasa bertanggungjawab atas keselamatan umatnya.  Hari demi hari Beliau lalui dengan terus berdakwah meski tak ada satupun orang yang mau mendengarnya.

Sungguh terluka hati Nabi Yunus melihat perlakuan umatnya kepada dirinya. Melihat perjuangan Nabi Yunus yang tiada hasil membuat Allah murka. Allahpun memberikan peringatan kepada Nabi Yunus akan azab yang akan turun jika umatnya masih mengingkari kebesaran Allah.

Baca Juga:  Belajar dari Peletakan Hajar Aswad : Praktek Demokrasi Ala Nabi

Karena rasa sayang Nabi Yunus kepada masyarakat Nineveh membuat Nabi Yunus menyampaikan wahyu peringatan tersebut. Namun lagi-lagi Beliau ditertawakan dan juga dicemooh oleh seluruh rakyat Nineveh. Karena merasa gagal, Nabi Yunuspun memutuskan untuk pergi meninggalkan kaumnya.

Selang setelah kepergian Nabi Yunus langit Nineveh diselimuti awan merah. Semua rakyat Nineveh merasa peringatan Nabi Yunus akan datangnya azab Allah kini semakin dekat. Merakapun mulai panic, dan merekapun mengakui kekuasaan Allah. Sebagian dari mereka mencari keberadaan Nabi Yunus untuk bertaubat dan meminta ampun kepada Allah.

Melihat penyesalan dari penduduk Nineveh membuat Nabi Yunus semakin marah. Meraka mau bertaubat hanya karena takut akan azab Allah. Maka, Nabi Yunus semakin menjauh pergi meninggalkan penduduk Nineveh yang sedang ketakutan. Mereka semakin putus asa ketika tak kunjung menemukan Nabi Yunus.

Para penduduk yang putus asa mulai menghancurkan patung-patung yang selama ini mereka sembah demi untuk membuktikan keseriusan akan taubat mereka. Tak berhenti sampai di situ saja, para penduduk memohon ampun kepada Allah sembari bersimpuh mengahadap ke langit untuk memohon ampun kepada allah. Harapan mereka hanya tertuju kepada Allah  supaya berkenan memaafkan mereka.

Dalam al-Quran surat Yunus ayat 98, Allah berfirman, “Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.”

Maka Allahpun mencabut azab yang akan di timpakan kepada kaum Nineveh. Dengan dicabutnya azab sudah pastinya Allah telah menerima pertaubatan mereka, meski Nabi Yunus masih marah kepada mereka. Setelah melihat Allah memaafkan semua kaum Nineveh, apakah Nabi Yunus akan kembali untuk menuntun kembali kaumnya?

Baca Juga:  Ketika Nabi Muhammad Menikahi Perempuan Yahudi

Nah, adik-adik belajarlah dari kegigihan Nabi Yunus dalam menyebarkan ajaran Allah betapapun beratnya. Dan belajarlah dari kaumnya yang menyesal ketika adzab sudah mendekat. Jalanilah perintah Allah sebelum kita mendapatkan adzab mengerikan dari Allah.

Bersambung..

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …