masjid raya selangor
masjid raya selangor

Covid- 19 Perlihatkan Angka Penurunan, Sultan Selangor Izinkan Jumlah Jamaah Sholat Jumat Ditambah

SHAH ALAM – Pandemi Covid- 19 mengalami penurunan angka penyebaran dibeberapa negara, setelah Indonesia masuk Level 1, kini negara bagian Selangor, Malaysia juga mengalami tren angka penurunan kasus harian. Kabar baik tersebut dijadikan landasan oleh Sultan Selangor Sultan Shafaruddin Idris Shah untuk melonggarkan izin keterisian jamaah masjid.

Pelonggaran izin keterian jamaah di masjid terutama pada pelaksanaan salat Jumat sehingga yang tadinya 50 persen dinaikkan menjadi 75 persen jamaah.

Untuk Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, dia menyontohkan bisa menampung hingga 3.500 jamaah, dibandingkan hanya 2.000 jamaah seperti saat ini.

“Untuk masjid kabupaten (jumlahnya) ditingkatkan menjadi antara 700 hingga 1.000 jamaah, tergantung pada total kapasitas masing-masing. Sementara di masjid kelembagaan ditingkatkan menjadi antara 500 hingga 1.200 jamaah, serta untuk masjid pengelola, antara 400 hingga 700 jamaah,” kata dia dalam unggahan di halaman Facebook resmi Kerajaan Selangor, dikutip di Malay Mail dan republika.co.id Ahad (31/10).

Pernyataan ini dia sampaikan usai menelaah data terkini penyebaran pandemi Covid-19. Dari data itu terlihat statistik kematian harian di negara bagian Selangor turun menjadi satu digit.

Menurut data statistik, per 27 Oktober jumlah kematian akibat Covid-19 di Selangor berjumlah 9.581 orang. Separuhnya dari mereka adalah Muslim Melayu.

Meski menyampaikan izin relaksasi, dia tetap mengingatkan jamaah untuk melihat pandemi ini dengan serius dan terus berhati-hati, serta selalu mematuhi prosedur operasi standar (SOP) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Departemen Agama Islam Selangor dalam menjalankan kewajiban agama.

Pada saat yang sama, dia berharap semua orang dapat memikul tanggung jawab bersama untuk menghentikan penyebaran wabah Covid-19.

“Kita harus menang dan kembali ke kehidupan normal. Saya tidak ingin kelalaian dalam mematuhi SOP menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid-19 yang akan mengarah pada penerapan kembali perintah pengendalian pergerakan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Doni Monardo: Yang Kumpulkan Massa Akan Diminta Pertanggungjawaban Allah Kelak di Akhirat

Sultan mengatakan, saat ini orang-orang tidak lagi mampu menghadapi aturan penguncian yang akan membuat kehidupan sehari-hari mereka sulit, serta mempengaruhi sumber pendapatan.

Dia lantas mengimbau kepada masyarakat, khususnya umat Islam, agar melaksanakan sholat  dan terus berdoa kepada Allah SWT agar negara tersebut terhindar dari wabah penyakit, wabah dan bencana.

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Pernikahan beda agama

Nikah Beda Agama Disahkan PN Surabaya Preseden Buruk dan Resahkan Umat Islam

Jakarta – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mensahkan pernikahan beda agama yang diajukan …

Holywings

Kata MUI Hollywings Mesti Diadili Biar Kapok

Jakarta – Tempat hiburan malam Holywings harus bertanggung jawab. Bar kaum jetset itu mesti diadili …