Arab Saudi dan Iran
Arab Saudi dan Iran

Kabar Gembira, Arab Saudi dan Irak Akan Sudahi Permusuhan

Jakarta – Kabar gembira datang dari Timur Tengah. Dua negara Muslim, Arab Saudi dan Iran yang selama ini terlibat permusuhan tingkat tinggi, akan segera menyudahi perseteruannya. Kedua negara kabarnya siap kembali menjalin kerjasama regional yang saling menguntungkan.

Putra mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MBS) mengatakan dalam wawancara yang disiarkan televisi minggu ini bahwa negaranya menginginkan hubungan baik dengan Iran. Pernyataan ini menandai berakhirnya sikap keras Riyadh terhadap Teheran.

“Kami ingin Iran yang sejahtera dan memiliki kepentingan bersama satu sama lain, tetapi masalah kami adalah tindakan negatif mereka, seperti program nuklirnya atau dukungan untuk milisi terlarang di kawasan itu, atau program rudal balistiknya,” kata MBS kepada Al Arabiya TV, Sabtu (1/5/2021)

“Kami bekerja dengan mitra kami untuk mengatasi masalah ini, dan kami berharap dapat mengatasinya dan memiliki hubungan yang baik dan positif dengan semua orang,” imbuh MBS.

Harian Inggris The Financial Times baru-baru ini bahkan melaporkan bahwa delegasi Arab Saudi dan Iran telah bertemu di ibu kota Irak, Baghdad, pada 9 April. Menurut laporan itu, pertemuan tersebut ditujukan untuk meredakan ketegangan antara rival regional. Serangan terhadap Arab Saudi oleh pemberontak Houthi Yaman juga menjadi bagian dari diskusi.

Laporan itu mengklaim kedua belah pihak sepakat mengadakan putaran pembicaraan lagi. Ajakan Arab Saudi ini tidak bertepuk sebelah tangan. Iran menyambut baik perubahan pendekatan Arab Saudi terhadap hubungan Teheran-Riyadh.

Kementerian Luar Negeri Iran pada Kamis menyambut baik pernyataan Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman tentang hubungan Teheran dan Riyadh.

“Iran dan Arab Saudi, sebagai dua negara penting di kawasan dan dunia Muslim, dapat memasuki babak baru interaksi dan kerja sama untuk mencapai perdamaian, stabilitas, dan pembangunan kawasan dengan mengadopsi pendekatan konstruktif dan berbasis dialog,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Pandemi Covid-19 Belum Reda, Arab Saudi Larang Buka Puasa dan Sahur Bersama di Restoran, Hotel, dan Masjid

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Hubungan suami istri

Heboh Anal Seks, KH Cholil Nafis: Haram Hukumnya!

Jakarta – Akhir-akhir ini heboh pemberitaan seorang wanita dan istri yang melaporkan suaminya yang juga …

umat muslim melaksanakan ibadah shalat idul fitri hijriah

Ini Alasan Aceh Disebut Serambi Makkah

JAKARTA – Orang-orang Indonesia sejak zaman Belanda telah melaksanakan ibadah haji, dahulu kala menggunakan kapal …