Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Allahu Akbar 9 x wa lillahil hamd

Allahu Akbar kabiran wal-hamdulillahi katsiran wa subhanallahi bukratan wa ashilan. La ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wa hazamal ahzaba wahdah. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu Akbar walillahil hamd.

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh. Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Fa ya ‘ibadallah, uwshikum bi taqwallah faqad fazal muttaqun.

Qalallahu ta’ala fil qur’anil karim:

“Ya ayyuhal ladzina amanu, ittaqullaha haqqa tuqatih, wa la tamutunna illa wa antum muslimun”.

Amma ba’du
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillahil Hamd Jamaah Idul Fitri yang dirahmati Allah Ta’ala

Alhamdulillah was-syukrulillah, di hari yang berkah dan fitri ini kita bermunajat kepada Allah SWT semoga segenap ibadah yang telah dilakukan selama bulan suci Ramadhan akan mengantarkan kita menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Sebagai orang yang beriman, sudah seharusnyalah kita dapat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan sebaik-baiknya, meskipun dalam kondisi ditengah wabah virus corona yang sedang melanda. Kita tidak boleh berhenti berikhtiar dan berdoa serta memperbanyak ibadah sehingga pada bulan ramadhan ini nilai serta kwalitas ibadah yang dijalankan dapat menghantarkan kita pada derajat ketakwaan kepada Allah SWT.

Adanya pandemi Covid-19 di Ramadhan tahun ini, jangan lantas membuat kita menjadi muslim yang lemah, namun justru sebaliknya menjadi momentum untuk penguatan ketakwaan kepada Allah. Oleh karenanya marilah kita letakkan Pandemi Covid-19 ini sebagai musibah sekaligus ujian kepada kita semua selaku kaum beriman. Tentu saja, ini mengandung manfaat dan hikmah tersendiri.

Di balik mewabahnya Covid-19 ini terdapat peluang berharga bagi kaum beriman untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT, bukan hanya dalam bentuk ritual, melainkan juga dalam pola interaksi sosial kepada sesama. Oleh karena itu, mari kita jadikan situasi ini sebagai sebuah “tangga naik”, meraih derajat ketakwaan yang lebih tinggi. Allah SWT berfirman dalam Surah Ali ‘Imran ayat 102:

“Ya ayyuhal ladzina amanu, ittaqullaha haqqa tuqatih, wa la tamutunna illa wa antum muslimun”.

 “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Ayat ini menjelaskan bahwa bukti ketakwaan adalah ketaatan kepada Allah SWT, mengingat-Nya dan tidak sesaat pun melupakan-Nya, serta mensyukuri nikmat-Nya tanpa sekalipun mengingkarinya. Ia akan selalu berserah diri kepada Allah SWT dengan teguh berislam.

Salah satu manfaat ketakwaan kepada Allah SWT adalah munculnya jalan keluar dari segala permasalahan hidup yang dihadapi, dan akan dianugerahkan rezeki tanpa diduga serta kemudahan atas segala urusan.

Semoga kita semua mendapat perlindungan dan kemudahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini dan situasinya segera membaik. Semoga kita semua termasuk dalam golongan –minal a’idin wal faizin!

Selamat Idul Fitri 1441 H.

Taqabbalallahu minna wa minkum

Barakallahu li wa lakum fil qur’anil karimWa taqabbalallahu minna wa minkum tilawatahu Innahu huwas Sami’ul ‘Alim

(duduk sejenak)

Khtubah II

Allahu Akbar 7 x wa lillahil hamd

Allahu Akbar kabiran wal-hamdulillahi katsiran wa subhanallahi bukratan wa ashilan. La ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wa hazamal ahzaba wahdah. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu Akbar walillahil hamd.

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh. Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Fa ya ‘ibadallah, uwshikum bi taqwallah faqad fazal muttaqun.

Qalallahu ta’ala fil qur’anil ‘azhim:

“Ya ayyuhal ladzina amanu, ista’inu bis-shabri was shalah wa innaha lakabiratun illa ‘alal khasyi’in”.

Allahumma idfa’ ‘annal bala’a wal waba’a wal fahsya’a wal munkar bi rahmatika ya Arhamarrahimin.

Allahuma ighfir lil muslimina wal muslimat wal mu’minina wal mu’minat al-ahya’I minhum wal amwat inna-Ka Sami’ud du’a’.

Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzabannar.

Wa shallallahu ‘ala Muhammadin wal hamdulillahi Rabbil ‘alamin. Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

 Dikutip dari Buku Fikih Pandemi II Shalat Dan Khotbah Idul Fitri Di Masa Wabah, Nasaruddin Umar Office (NUO), Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.