memindahkan kurban
Umat Muslim Menata Daging Kurban Di Atas Daun Jati 200717131119 379

Masih Seputar Kurban Online : Bolehkah Memindah Kurban ke Luar Daerah?

Sebagaimana telah diulas dalam artikel sebelumnya tentang kurban online, bahwa umat muslim telah meng-update perkembangan teknologi dalam berbagai aspek. Di area publik tidak sedikit baliho dan spanduk terbentang dari berbagai lembaga sosial yang mengkampanyekan berkurban dengan cara mentransfer nominal seharga hewan kurban sesuai kemampuan dan minat.

Kurban online menjadi solusi praktis, efisien dan tidak ribet. Berbagai lembaga sosial juga terkadang melakukan ekspansi ke daerah-daerah tertentu untuk mendapatkan donatur kurban, utamanya daerah perkotaan. Persoalan yang perlu diperhatikan dan masih menyisakan pertanyaan bagaimana jika lembaga sosial pelaksana kurban bukanlah daerah dan tempat domisil donatur kurban, bolehkah memindahkan kurban ke luar daerah domisili?

Menanggapi soal pemindahan kurban ke luar daerah domisili, ulama memberikan kriteria yang berbeda soal jarak tempuh yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Menurut kelompok Syafi’iyah dan Hanabilah memindah kurban ke luar daerah domisili pihak yang berkurban diperbolehkan sejauh kurang dari jarak tempuh kebolehan melakukan shalat qashar bagi musafir, yakni berkisar antara jarak tempuh 83-88 km. Jadi, selama pemindahan tersebut masih kurang dari 83 km., masih diperbolehkan, tetapi jika mencapai jarak tersebut atau bahkan lebih, maka tidak diperbolehkan.

Senada dengan pendapat Syafi’iyah dan Hanabilah adalah mazhab Malikiyah. Menurut mereka pemindahan kurban tidak boleh melebihi jarak tempuh yang diperbolehkan shalat qashar. Namun, Malikiyah masih mentolerir pemindahan kurban apabila di daerah tersebut lebih membutuhkan dari pada daerah domisili pihak yang berkurban.

Sementara menurut golongan Hanafiyah pemindahan kurban dari daerah domisili pihak yang berkurban dihukumi makruh, terkecuali di daerah yang menjadi tujuan terdapat sanak famili atau kerabat orang yang berkurban. Sebagaimana halnya Malikiyah, Hanafiyah juga mentolerir pemindahan kurban ke daerah yang lebih membutuhkan.

Baca Juga:  Shalat bagi Orang yang Tidak Mampu Berdiri

Pendapat yang diunggulkan oleh Syekh Ismail Muhammad Abdul Hayy dalam kitab Dalil al-Mudhahhi adalah kebolehan memindahkan kurban ke daerah mana saja jika memang dibutuhkan untuk kepentingan kaum muslimin. Pendek kata, jika memang daerah tujuan sangat membutuhkan pembagian kurban maka dipersilahkan berkurban online ke luar daerah.[]

Wallahu a’lam Bisshawab!

Refernsi utama:

Wahbah Zuhaili, Alfiqh al-Islamiy wa Adillatuh, Juz IV, hal. 283.

Syekh Ismail Muhammad Abdul Hayy, Dalil al-Mudhahhi, hal. 32.

Bagikan Artikel

About Zainol Huda

Zainol Huda
Alumnus Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo dan Dosen STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep.