ibnu qayyim
ibnu qayyim

Mengenal Tokoh Wahabi (3): Ibnu Qayyim Al Jauziyah

Ulama’ Wahabi yang juga biasa dijadikan referensi oleh kelompok Wahabi adalah Ibn Qayyim Al Jauziyah. Fatwa-fatwanya sering dijadikan landasan penguat terhadap suatu argumentasi tertentu khususnya di bidang Fiqh. Karena ia memang lebih dikenal dalam Fiqh dan Ushul Fiqh dibanding persoalan aqidah.

Ibn Qayyim nama lengkapnya adalah Muhammad bin Abu Bakar bin Ayyub bin Sa’ad bin Harits Al Zar’i Al Dimasqy. Namun ia lebih dikenal dengan Ibn Qayyim Al Jauziyah. Kata Al Jauziyah sendiri dinisbatkan kepada madrasah bernama Al Jauziyah yang dikelola oleh ayahnya. Ibn Qayyim lahir pada tanggal 17 Safar 691 Hijriyah di kota Damaskus.

Sama dengan Muhammad bin Abdul Wahab, pola pikir Ibn Qayyim Al Jauziyah juga banyak dipengaruhi pemikiran Ibn Taimyiyah, gurunya. Hingga Ibn Qayyim terkenal sebagai orang yang menyebarkan pola pikir Ibnu Taimiyah. Di antara pola pikir yang diadopsi oleh Ibn Qayyim adalah harus berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Al Hadits, dan dan menjauhi taqlid, menolak ziarah kubur, bertabarruk dan tawassul. Bagi Ibn Qayyim, perbuatan-perbuatan ini semuanya menggiring pelakunya kepada syirik[1]. Ia juga pernah dipenjara dan dihina bersama Ibnu Taimiyah lantaran melarang orang-orang berziarah kubur. Setelah Ibnu Taimiyah meninggal, baru ia dikeluarkan dari penjara.

Dalam bidang keilmuan, Ibnu Qayyim memang banyak menguasai berbagai disiplin ilmu, mulai dari Tafsir, Hadits, Fiqh dan Ushul Fiqh. Hanya saja di masanya, Ibnu Qayyim lebih terkenal dengan ahli Fiqh.

Adapun kitab-kitab yang dikarang Ibnu Qayyim Al Jauziyah, antara lain yaitu:

  1. Ar Ruh
  2. Ighatsatul Lahfan min Mashaidis Syaithan
  3. At Tibyan Fi Aqsamil Qur’an
  4. Zadul Ma’ad Fi Hadyi Khairil Ibad
  5. Tadzhib Sunan Abi Dawud
Baca Juga:  Mengenal Tokoh Wahabi (2): Ibnu Taimiyah Al Harrani

Dan banyak kitab lainnya yang tidak disebutkan. Namun dari sekian kitab yang dikarangnya, kitab Ar Ruh yang paling terkenal dan berbeda pola berpikirnya. Kitab Ar Ruh lebih condong dengan pola pikir Ahlussunah wal Jama’ah. Sampai-sampai ulama’ generasi berikutnya, meragukan keaslian kitab Ar Ruh dikarang olehnya, atau kemungkinan kitab tersebut dikarang sebelum ia berguru kepada Ibnu Taimiyah.

Ibnu Qayyim juga memiliki banyak murid yang terkenal dan menjadi rujukan para cendekiawan muslim. Diantaranya adalah:

  1. Ibnu Katsir Ad Dimasyki pengarang kitab Tafsir Ibnu Katsir dan Al Bidayah wan Nihayah
  2. Ibnu Abdil Hadi Al Maqdisi
  3. Taqiyuddin Abut Thahir Al Fairuz
  4. As Subky
  5. Ibnu Rajab Al Hanbali penyusun kitab Thabaqat Al Hanabilah

Kemudian ia wafat pada tanggal 13 Rajab 751 Hijriyah dalam usia 60 tahun dan dikuburkan di Babus Shaghir, Damaskus.

Wallahu a’lam

[1] Ibn Qayyim Al Jauziyah, Ighatsatul Lahfan min Mashaidis Syaithan, Juz 1, Hal 198

Bagikan Artikel ini:

About M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Check Also

wanita ghamidi

Belajar Menghargai Orang Lain dari Kisah Wanita Ghamidi yang Berzina

Satu hari, ada seorang wanita hamil dari suku Ghamidiyah mendatangi Rasulullah saw. ia meminta dirajam …

syirik

Syirik menurut Aswaja dan Wahabi (3) : Gara-Gara Salah Konsep, Wahabi Kafirkan Seluruh Umat Islam

Pada Artikel sebelumnya telah disampaikan bahwa konsep syirik ala Wahabi lebih menekankan pada pengingkaran Tauhid …