Qatar Tarik Dukungan Terhadap Kebijakan China Terhadap Muslim Uighur

Doha Dukungan terhadap perlakuan pemerintah China terhadap etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang berkurang satu Qatar memutuskan menarik dukungannya terhadap kebijakan China yang memasukkan jutaan Muslim Uighur ke kamp kamp konsentrasi Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan fokus kami pada kompromi dan mediasi kami percaya mengesahkan bersama surat tersebut akan membahayakan prioritas utama kebijakan luar negeri kami kata perwakilan tetap Qatar untuk PBB di Jenewa Ali al Mansouri dalam suratnya yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB seperti dilaporkan Bloomberg dikutip Aljazirah via laman Republika co id Baca Juga Wanita Uighur Mengaku Disuntik Steril Selama Ditahan di KampTerkait permasalahan Xinjiang al Mansouri mengatakan Qatar masih mempertahankan sikap netral Artinya Qatar menawarkan ada media dan siap memfasilitasinya Keputusan Qatar mencabut dukungannya terhadap kebijakan China di Xinjiang pun menuai sambutan positif Kami senang dan menyambut kenyataan Qatar mengubah posisinya dan mengakhiri dukungannya untuk kebijakan Cina melawan Muslim Uighur kata Wakil Presiden Society of Muslim Scholars of East Turkestan SMSET Mahmoud Mohamad Dia menyerukan agar negara lain mengikuti langkah Qatar Negara negara lain untuk mengikuti jejak Qatar dan mengakhiri dukungannya untuk kebijakan Cina terhadap Muslim Uighur ujar Mohamad Baca Juga Setelah 22 Negara Mengecam Kini 37 Negara Dukung Perlakuan China Terhadap Muslim UighurBulan lalu sebanyak 37 duta besar untuk PBB telah menandatangani sebuah surat dan dikirim ke Dewan HAM PBB yang bermarkas di Jenewa Dalam surat itu mereka menyatakan mendukung kebijakan Pemerintah Cina di Provinsi Xinjiang Sebelumnya 22 negara lebih dulu mengirimkan surat kecaman terhadap kebijakan tersebut Pemerintah China menghadapi tekanan internasional karena dituding menahan lebih dari satu juta Muslim Uighur di kamp kamp konsentrasi di Xinjiang Tak hanya menahan China disebut melakukan indoktrinasi terhadap mereka agar mengultuskan Presiden Cina Xi Jinping dan Partai Komunis Cina Baca Juga 22 Negara Anggota PBB Kompak Kecam Perlakuan China Terhadap Muslim UighurPemerintah Cina membantah tuduhan tersebut Menurut dia apa yang dibangun di Xinjiang adalah pusat reedukasi dan pelatihan vokasi Cina mengklaim kehadiran pusat tersebut penting untuk menghapus kemiskinan di Xinjiang Beijing pun mengklaim para peserta telah menandatangani perjanjian untuk menerima pelatihan vokasi tersebut

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Picu Kontroversi, Menteri Urusan Islam Arab Saudi Tetap Keukeuh Dengan Pembatasan Toa

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …